JABAR EKSPRES – Kebun Binatang Bandung hadirkan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) guna mendukung pengendalian sampah harian di Kota Kembang.
Marketing Komunikasi Kebun Binatang Bandung, Sulhan Syaf’i menyebut, sampah yang dihasilkan nantinya bakal diproses menggunakan mesin insinerator. Adapun kategori sampah yang bakal diproses di mesin tersebut yakni kotoran hewan, dan daun-daun bekas pepohonan.
“Dia ada asap. Tapi ketika sudah mencapai titik panas 800 ribu atau seribu, hilang asapnya. Dan ini termanfaatkan, si abunya itu sangat keren untuk pupuk,” ungkapnya.
Baca Juga:Proses Efisiensi Anggaran Masih Bergulir, Pemprov Bakal Sasar Tenaga AhliPenyelesaian Banjir Gedebage Masih Membutuhkan Beberapa Kolam Retensi, Didi: Catchment Area 80 Persen di Luar Kota Bandung
Diakuinya, TPST ini mampu menyelesaiakan 1 ton sampah dalam waktu 3 jam yang dihasilkan di sekitar wilayah Kebun Binatang Bandung.
“Bahkan ini kan ngebakarnya cuma beberapa jam. Sampah yang di depan dekat BNI itu beberapa gerobak tarik kesini. Sebentar aja ini (dibakar) hilang langsung jadi abu, karena daya bakarnya sangat baik,” bebernya.
“Satu ton mungkin, satu ton lebih. Karena ini kapasitas yang mesin ini tuh satu ton itu cuma tiga jam mereka bakarnya. Tiga jam bisa dibakar dengan kapasitas mesin ini,” pungkasnya. (Dam)
