JABAR EKSPRES – Upaya Pemerintah Kota Banjar, yang akan dipimpin oleh Wali Kota terpilih Sudarsono dan Wakilnya Supriana, untuk mengembangkan Masjid Agung dan Alun-Alun Kota Banjar terus dilakukan.
Dengan mengandalkan anggaran dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), saat ini Pemkot Banjar tengah berupaya menyelesaikan persoalan aset kepemilikan yang menjadi kendala.
“Langkah awal agar Masjid Agung bisa direnovasi dan Alun-Alun Banjar bisa direvitalisasi yakni dengan menyelesaikan dulu persoalan asetnya. Nanti jika sudah selesai, maka akan kita usulkan anggaran ke Pemprov Jabar untuk perbaikan,” kata Sudarsono, Rabu (5/2/2025).
Baca Juga:SAH! KPU Tetapkan Rudy Susmanto – Jaro Ade sebagai Bupati dan Wabup TerpilihDPRD Kabupaten Bogor Tetapkan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi sebagai Bupati dan Wakil Bupati Terpilih, Sastra Winara: Kita Kawal Kebijakan Rakyat
Sudarsono juga menyampaikan keprihatinannya ketika melihat bahwa kota atau kabupaten lain di Jawa Barat dapat memperoleh anggaran untuk revitalisasi Alun-Alun dan rehabilitasi Masjid Agung, sementara Kota Banjar mengalami kendala yang disebabkan oleh masalah kepemilikan aset.
“Makanya kita saat ini akan benahi hal dasarnya dulu. Nanti setelah itu, jika sudah menjadi aset Pemerintah, kita bisa membangun dari anggaran Pemprov,” tegasnya.
Ketua Yayasan Baiturrohman yang menangani Masjid Agung dan Alun-Alun Kota Banjar, Undang Munawar, menjelaskan bahwa Masjid Agung telah dibangun sejak tahun 1980-an, namun belum ada perbaikan atau rehabilitasi signifikan akibat keterbatasan anggaran.
