Menurutnya, masalah pembakaran batu bara melalui co-firing atau pencampuran batu bara dengan biomassa memunculkan masalah baru.
Walhi mencatat pelepasan emisi dari hutan tanaman energi dan industri serbuk gergaji mencapai 26,48 juta ton CO₂.
Walhi juga sangat menyesalkan penyemaian tanaman energi di Sukabumi pada 2022 ditinggalkan begitu saja.
Baca Juga:Jadi Pangkalan atau Agen Gas Elpiji 3 Kg Butuh Modal Besar, Ini Syaratnya!Kebijakan Pembelian Gas Elpiji 3 Kg di Pangkalan, Bikin Rakyat Susah!
‘’Ini ada potensi deforestasi seluas 1 juta hektare serta konflik lahan di kawasan hutan dengan pengelolaan khusus (KHDPK),’’ ujarnya. (zar/yan).
