Pandangan Akademis Percepatan Rata Rata Lama Sekolah

Dosen Fisip Universitas Djuanda Bogor, Dr. Aep Saepudin Muhtar
Dosen Fisip Universitas Djuanda Bogor, Dr. Aep Saepudin Muhtar
0 Komentar

Oleh: Dr. Aep Saepudin Muhtar
Dosen Fisip Universitas Djuanda Bogor

JABAR EKSPRES – Badan Pusat Statistik baik ditingkat Pusat, Provinsi maupun Kabupaten Kota setiap tahunnya mempublikasikan berbagai data termasuk data Rata rata Lama Sekolah (RLS) sebagai salah satu indikator dalam menentukan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) disebuah wilayah.

Rata rata lama sekolah (RLS) menggambarkan lamanya waktu yang dihabiskan oleh penduduk disuatu wilayah untuk mengenyam pendidikan formal.

RLS dihitung berdasarkan jumlah tahun yang dihabiskan penduduk usia tertentu untuk menempuh pendidikan formal.

Baca Juga:Capai Rp139 M Lebih, Kejati Jabar Resmi Lakukan Eksekusi Uang Pengganti atas Kasus Korupsi Tol CisumdawuKasus Chikungunya di Bandung Meningkat, Dinkes Imbau Warga Tak Usah Panik

Bagi Pemerintah, rata rata lama sekolah merupakan salah satu indikator penting sehingga dalam setiap dokumen RPJMN maupun RPJMD dijadikan sebagai indikator kinerja utama (IKU).

Dalam menargetkan peningkatan angka tersebut tentunya diiringi dengan berbagai kebijakan dan program untuk tercapainya tergat dimaksud.

Dalam realisasinya pemerintah terkadang mengabaikan target capaian dari target IKU yang sudah ditetapkan, tak terkecuali RLS, sehingga program program yang dilaksanakan tidak mendukung terhadap pencapaian target dimaksud.

Adapun faktor kegagalan tersebut diantaranya:

Berikut beberapa pandangan akademis untuk percepatan Rata Rata Lama Sekolah (RLS).

0 Komentar