Sebelumnya, Ketua Forum Kepala Sekolah SMA Swasta (FKSS) Jabar Ade Hendriana menguraikan, secara prinsip pihaknya tidak menolak program Gubernur Jawa Barat Terpilih Dedi Mulyadi terkait percepatan penyerahan ijazah bagi siswa.
Akan tetapi, pemprov Jawa Barat harus mengedepankan prinsip-prinsip keadilan bagi sekolah swasta.
Pihaknya sangat mendukung pemberian ijazah kepada para siswewa yang menunggak pembayaran.
Baca Juga:Honor Akan Banjiri Pasar Smartphone Indonesia dengan Teknologi Canggih tapi Harga Murah meriah!Penyelewengan Dana PIP Diduga Terjadi di Kampus Lain
Ade mengaku sempat mendiskusikan masalah ini dengan Sekda Jabar. Pihaknya telah sepakat akan segera mendistribusikan ijazah.
Namun, sebelumnya pihak sekolah swasta ingin meminta kepastian dalam bentuk Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemprov Jabar.
MoU itu untuk memperjelas dan memastikan rencana Pemprov Jabar yang ikut mengganti biaya tunggakan ijazah para siswa.
“Kami sepakat, ijazah akan didistribusikan setelah MoU,” jelas pria yang juga Kepala SMA Guna Dharma Kota Bandung itu. (son/yan).
