Tempat, Tanggal Lahir : (tempat, tanggal lahir)
Jenis Kelamin
Pendidikan Terakhir : (gelar dan jurusan)
Alamat : (Alamat Lengkap)
Nomor HP/WhatsApp : (nomor aktif)
Email : (Email Aktif)
sampaikan kesiapan Anda untuk mengikuti proses seleksi dan melampirkan dokumen- dokumen yang diminta seperti :
– Scan KTP dan Kartu Keluarga
– Foto latar belakang putih
– Scan ijazah asli dan transkrip nilai terakhir
– Scan sertifikat kursus/keahlian
– Scan Surat keterangan catatan kepolisian (SKCK)
– Scan Surat kesehatan jasmani dan rohani
– Scan Surat keterangan bebas narkoba
– Scan kartu JKN
– Scan Kartu JKN/BPJS
– NPWP
– Surat pernyataan kesediaan mengikuti program SPPI-B3 (bermaterai).
5. Penutup surat
Akhiri surat dengan harapan positif, seperti :
Saya berkomitmen untuk mematuhi segala peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam proses seleksi maupun pelaksanaan program jika diterima.
Besar harapan saya untuk dapat bergabung dalam program ini dan memberikan kontribusi bagi pembangunan Indonesia, khususnya dalam bidang kesehatan dan gizi.
Demikian surat lamaran ini saya buat dengan sebenarnya.
Atas perhatian dan kesempatan yang diberikan, saya ucapkan terima kasih.
6. Tanda Tangan
Cantumkan nama lengkap Anda dan tanda tangan di bagian bawah.
Contoh :
Hormat Saya,
(tanda tangan)
(nama lengkap).
Baca Juga:Diterjang Banjir Bandang, Jembatan di Batang Ambrol, Akses Warga Terputus Hingga Harus Memutar 7 Km7 Sebab Tubuh Mudah Sakit, Nomer 7 Tak Bisa Dihindari
Itulah format untuk membuat surat lamaran program SPPI yang bida dijadikan penduan, ingat selalu untuk menggunakan bahasa sebagai cerminan mencerminkan profesionalisme. Perhatikan pula Ejaan dan Tata Bahasa yang benar jangan sampai ada salah ketik atau Typo. Jangan lupa juga lampirkan dokumen pendukung yang dibutuhkan. cek kembali sebelum surat dikirimkan.
Pastikan surat lamaran mencerminkan profesionalisme dan kemampuan untuk menjadi bagian dari program SPPI Batch 3. Jangan lupa untuk membaca kembali pengumuman resmi dari panitia seleksi untuk memastikan bahwa tidak ada detail penting yang terlewat.
