– Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari pemerintah setempat minimal tingkat desa/kelurahan.
10. Kriteria tambahan, seperti:
– Siswa difabel.
– Tinggal di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar), seperti Papua dan Papua Barat.
– Berasal dari keluarga yang terdampak bencana atau kondisi khusus lainnya.
– Tidak menerima bantuan pendidikan lain dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.
Baca Juga:Peneliti Temukan Cara Menghapus Kenangan Pahit, Begini MetodenyaSejarah Aplikasi Jagat yang Diresmikan Jokowi pada 2022 Lalu
Cara Daftar KIP Kuliah 2025 Online
Berikut langkah-langkah mendaftar KIP Kuliah 2025 secara lengkap:
1. Buka situs resmi KIP Kuliah di (https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id).
2. Klik menu “Login Siswa” dan masukkan data berikut:
– NIK, NISN, NPSN, serta alamat email aktif.
– Sistem akan memverifikasi data yang diinput, dan jika valid, nomor pendaftaran serta kode akses akan dikirimkan melalui email.
3. Login kembali menggunakan nomor pendaftaran dan kode akses yang telah diterima.
4. Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sesuai formulir yang tersedia.
5. Unggah dokumen pendukung, seperti:
– Kartu Indonesia Pintar (KIP),
– Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), atau
– Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
6. Pilih jalur seleksi yang diikuti, seperti SNBP atau SNBT, dan pastikan telah mendaftar KIP Kuliah sebelum mengikuti jalur seleksi tersebut.
7. Ikuti ujian seleksi sesuai jalur yang dipilih, lalu tunggu hasilnya.
8. Jika diterima, kampus akan memverifikasi data pendaftar KIP Kuliah.
9. Setelah proses verifikasi selesai, calon penerima akan mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak kampus.
Baca Juga:Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2025 Membayar hingga Rp150.000 Saldo GratisKapan Redmi Note 14 Series Masuk Indonesia? Catat, ini Tanggal Rilisnya
Jadwal Pendaftaran KIP Kuliah 2025
Berdasarkan informasi terbaru, pendaftaran KIP Kuliah 2025 akan dimulai pada 3 Februari 2025, satu hari sebelum pembukaan pendaftaran SNBP.
– Akreditasi Unggul/A/Internasional: Maksimal Rp8 juta/semester (Rp12 juta untuk program kedokteran).
– Akreditasi Baik Sekali/B: Maksimal Rp4 juta/semester.
– Akreditasi Baik/C: Maksimal Rp2,4 juta/semester.
2. Biaya Hidup
– Bantuan ini diberikan setiap bulan berdasarkan klaster wilayah tempat tinggal, sesuai data Badan Pusat Statistik (BPS):
