JABAR EKSPRES – Aplikasi Jagat tengah menjadi sorotan karena tren perburuan Koin Jagat yang dilakukan penggunanya.
Dalam peresmian tersebut, Jokowi menjelaskan bahwa platform ini menawarkan dunia metaverse dengan konsep lokasi di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Menurut Jokowi, kehadiran metaverse IKN memberikan banyak peluang bagi masyarakat, seperti:
Baca Juga:Aplikasi Penghasil Uang Terbaru 2025 Membayar hingga Rp150.000 Saldo GratisKapan Redmi Note 14 Series Masuk Indonesia? Catat, ini Tanggal Rilisnya
1. Berbagi ilmu dan pengalaman dengan orang-orang hebat di seluruh Indonesia bahkan dunia.
2. Memperkenalkan produk Indonesia secara global.
3. Memberikan ruang bagi seniman untuk menggelar konser dan memamerkan karya mereka secara virtual.
4. Memberikan pengalaman baru bagi masyarakat, termasuk untuk berolahraga di dunia digital.
Wishnutama Kusubandio, Founding Chairman Jagat Nusantara, menambahkan bahwa IKN dalam bentuk virtual ini adalah bagian dari visi Presiden Jokowi untuk mengintegrasikan teknologi dalam kehidupan nyata di masa depan.
Cara Bermain di Aplikasi Jagat
Aplikasi ini dirancang sebagai platform sosial berbasis metaverse yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi secara virtual di IKN.
Lalu, mencari koin virtual melalui permainan bernama “Koin Jagat”.
Cara bermain di permainan “Koin Jagat” adalah sebagai berikut:
1. Unduh aplikasi Jagat melalui platform resmi (tautan unduhan tersedia pada deskripsi aplikasi).
2. Setelah instalasi, pengguna dapat langsung memulai permainan untuk mencari “Koin Jagat”.
Baca Juga:Lolos CPNS tapi Mau Mundur? Ini Sanksi dan Cara Resmi agar Tak Kena BlacklistTuris Arab Tendang Marbut Usai Ditegur Masuk Masjid Tak Buka Sepatu
3. Tugas utama dalam permainan ini adalah berburu koin virtual yang tersebar di berbagai lokasi metaverse.
4. Koin yang berhasil dikumpulkan dapat ditukarkan dengan hadiah atau saldo digital.
Namun, tidak sedikit pengguna yang memanfaatkan fitur augmented reality (AR) di aplikasi ini, yang mengarahkan mereka ke lokasi nyata untuk mencari koin.
Akibatnya, muncul tindakan-tindakan tidak bertanggung jawab seperti perusakan fasilitas umum.
