Sanggar Tari Mutiara Cimahi Kembali Cetak Prestasi, Athalariq Boyong Juara 1 PPTCI 2024

Athalariq Defanida Mochtar (14) Siswa SMP Plus Nurul Aulia Cimahi dan Member Sanggar Tari Mutiara Cimahi Berhasil Sabet Gelar Juara 1 Putra Tari Cilik di Ajang PPTCI (ist)
Athalariq Defanida Mochtar (14) Siswa SMP Plus Nurul Aulia Cimahi dan Member Sanggar Tari Mutiara Cimahi Berhasil Sabet Gelar Juara 1 Putra Tari Cilik di Ajang PPTCI (ist)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sanggar Tari Mutiara Cimahi kembali mencetak prestasi membanggakan di kancah nasional.

Setelah Novallen dan Sehzade berhasil meraih juara di ajang Putra Putri Tari Cilik Indonesia (PPTCI) 2024 di Jakarta pada 20 Desember lalu, giliran Athalariq Defanida Mochtar, siswa berbakat asal Cimahi, yang menyabet gelar Juara 1 di ajang yang sama.

Athalariq atau akrab di sapa Eiq, yang mewakili Jawa Barat, memukau para juri dengan penampilan tarinya. Ia mengisahkan perjalanannya menuju prestasi tersebut saat diwawancarai Jabar Ekspres.

Baca Juga:Akhirnya! Pintu Masuk Tol KM 151A Gedebage Resmi Dibuka, Catat Jam OperasionalnyaKetersediaan Pangan di Cimahi Masih Bergantung dari Kota Lain, Begini Tanggapan Dispangtan

“Untuk persiapan, saya hanya memiliki waktu singkat. Bahkan, saat kejuaraan saya sempat sakit. Namun, saya sadar ini momen yang sangat berharga, jadi saya harus tampil semaksimal mungkin,” ungkapnya, Jumat (27/12/2024).

Kecintaan Athalariq terhadap tari bermula dari sebuah proyek sekolah. Saat itu, ia membawakan drama musikal yang menumbuhkan minatnya terhadap seni tari.

“Dari situ saya mulai suka menari dan menekuninya sejak kelas 9,” kata remaja berusia 14 tahun itu.

Perjalanannya semakin serius saat bertemu dengan Sanggar Tari Mutiara. Sanggar inilah yang merekomendasikan Athalariq untuk mengikuti ajang PPTCI.

Selain menari, siswa kelas 9 SMP itu menuturkan memiliki kemampuan public speaking yang ia pelajari di sekolahnya di SMP Plus Nurul Aulia Cimahi. Kemampuan ini menjadi nilai tambah dalam ajang PPTCI, terutama untuk sesi pidato dan wawancara.

“Di sekolah, saya diajarkan presentasi yang baik. Saat pra-karantina, saya juga mendapat ilmu tambahan tentang public speaking. Sanggar Mutiara pun memberikan bekal yang luar biasa,” jelasnya.

Motivasi terbesar Athalariq adalah membanggakan orang tua dan menunjukkan bahwa ia mampu bersaing di dunia tari.

Baca Juga:Bawakan Tema Etnik Wanita Indonesia, Cerita Novallen Juara Most Fashionable PPTCI 2024 di JakartaGeger! Seorang Wanita Ditemukan Tewas di Gedung Gymnasium UPI Bandung, Begini Respon Pihak Kampus

“Saya ingin menunjukkan bahwa Sanggar Tari Mutiara bisa menjadi juara di tingkat nasional,” katanya penuh semangat.

Menurut Athalariq, keberhasilannya tak lepas dari dukungan orang tua dan sekolah.

0 Komentar