JABAR EKSPRES – Aparat kepolisian, berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan anggota Polrestabes Bandung AIPTU Asep Suhara.
Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Dedi Supriyadi menyebut bahwa dalam peristiwa yang terjadi pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Merdeka, Kota Bandung, pihaknya telah mengamankan satu orang pelaku berinisial A yang merupakan seorang mahasiswa.
“Saat itu kami melakukan patroli gabungan. Selesai patroli gabungan, kami apel konsolidasi pukul 04.00 WIB. Setelah bubar, almarhum AIPTU Asep berencana pulang ke rumahnya melewati jalan (merdeka) depan El-Royal. Di lokasi tersebut terjadi kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan meninggal dunia,” katanya di Mapolrestabes Bandung, Selasa, (11/8).
Baca Juga:Insiden Tabrak Lari di Pasteur, Polisi berhasil Amankan PelakuĀ Diduga Tabrak Lari, Seorang Sopir di Gunung Putri Bogor Diamuk Massa
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) dan keterangan saksi serta scientific crime investigation, Dedi menyebut bahwa pelaku dalam insiden kecelakaan tersebut berjumlah satu orang.
“Pelakunya tunggal yaitu tersangka dengan inisial A. Tersangka sudah kami tetapkan, dan berkas perkaranya saat ini sedang dalam proses pemberkasan,” ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Dedi mengatakan bahwa insiden kecelakaan ini bermula saat pelaku mengemudikan roda empat miliki rekannya yang merupakan seorang anggota TNI.
Dedi menjelaskan, pelaku meminjam kendaraan tersebut untuk mencari sebuah warung. “Kronologinya dari satu kafe di Simpang Lima, mobilnya dipinjam (oleh pelaku) kemudian muter lewat Jalan Merdeka, tabrakan di sana, kemudian kembali lagi ke kafe,” ucapnya.
Saat terlibat kecelakaan, pelaku tidak langsung menghentikan kendaraannya melainkan langsung kembali ke kafe di Simpang Lima.
“Usai menabrak almarhum AIPTU Asep, tersangka tidak menghentikan kendaraan dan langsung kembali ke kedai Simpang Lima. Foto atau video berempat yang beredar di media sosial merupakan rekaman pascakejadian ketika mereka hendak kembali dari kedai. Jadi kami luruskan bahwa itu adalah pasca kejadian. Kami punya bukti-bukti otentik berupa CCTV,” ungkapnya.
Saat kejadian, Dedi menyebut, AIPTU Asep Suhara ditabrak dari arah belakang oleh pelaku yang pada saat itu tengah dalam pengaruh minuman beralkohol.
Baca Juga:Truk Saling Tabrak di Jembatan Gadog, Sopir Luka dan Dilarikan ke RSUD CiawiTabrak Lari di Sukaraja Bogor, Satu Korban Meninggal Dunia
“Keterangan sementara pada saat BAP kemarin, yang bersangkutan sadar atau tidak sadar. Ini akibat dalam kondisi di bawah pengaruh minuman alkohol,” ucapnya
