JABAR EKSPRES – Pengelola Restoran, wisata, dan hotel di wilayah Bandung Raya, diminta Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) Bey Triadi Machmudin untuk tidak membebani TPA Sarimukti selama libur akhir tahun berlangsung.
Bey menegaskan, pengelola kawasan komersil tersebut harus mampu mengelola sampahnya secara mandiri sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Sementara (TPS) maupun akhir (TPA).
“Saya sudah minta kepada DLH (Jabar) untuk berkoordinasi dengan Kadis LH se- Kabupaten/kota khususnya Bandung Raya untuk berkoordinasi dan minta pengelola-pengelola terutama restoran, hotel, dan juga tempat wisata untuk mengolah sampahnya,” ungkapanya
Baca Juga:Razia Pak Ogah di Jalur Alternatif Puncak, 15 Orang Diamankan!Sesalkan Pencekalan Yasonna, PDIP Yakin Kadernya Tak Terlibat!
Sebelumnya, Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman menyebut kondisi TPA Sarimukti di Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) diprediksi akan mengalami overload di akhir 2024.
Hal ini sudah terlihat dengan adanya sisa lahan dan jumlah kiriman sampah ke Sarimukti yang setiap harinya mencapai sekitar 3.000 meter kubik.
“Apabila hal ini dibiarkan, maka diprediksi dengan jumlah pengiriman sampah yang sangat besar tersebut, akhir 2024 Sarimukti bisa overload,” ujar Herman beberapa waktu lalu.
(San).
