JABAR EKSPRES – Seorang penumpang ojek online (Ojol) berinisial I (18) menjadi korban kekerasan oleh empat terduga pelaku yang diduga merupakan anggota ojek pangkalan (Opang). Korban mengalami luka serius hampir di seluruh tubuhnya dan sempat dipindahkan antar rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Orangtua korban, Maslani (52), mengungkapkan bahwa ia mengetahui kejadian tersebut melalui telepon dari pihak Rumah Sakit Harapan Keluarga. Saat itu, Maslani sedang berada di Cirebon karena menjenguk orangtuanya yang sakit. Begitu tiba di rumah sekitar pukul 21.30 WIB, Maslani menerima informasi bahwa anaknya mengalami kecelakaan dan tidak dapat ditangani di rumah sakit tersebut.
“Karena keterbatasan alat, putri saya harus dirujuk ke rumah sakit lain dan akhirnya dirawat di RS Al Islam, Kota Bandung,” ujar Maslani saat dihubungi Jabar Ekspres, Senin (23/12).
Baca Juga:Kecelakaan di Tol Cipularang, Dosen UIN Bandung Meninggal DuniaJelang Nataru, Tingkat Okupansi Hotel di Kota Bandung Mulai Bergerak Naik
Berdasarkan penuturan korban setelah sadar, I bercerita bahwa ia baru saja bermain dengan teman-temannya setelah ujian. Kemudian, ia pulang menggunakan kereta api dari Kota Bandung menuju Stasiun Cimekar dan memesan Ojol untuk pulang. Namun, tiba-tiba korban dikejar oleh terduga pelaku yang hingga kini identitasnya belum diketahui.
“Tiba-tiba ada yang mengejar, tak tahu siapa. Lalu ada yang menarik kerudung saya. Setelah itu, saya tak ingat lagi,” jelas korban.
Setelah terjatuh dari motor, korban merasa kesadarannya samar-samar, namun ia sedikit ingat ada seseorang yang baik hati menggunakan mobil untuk membawanya ke rumah sakit.
Maslani mengungkapkan bahwa kondisi putrinya perlahan membaik. Dari yang awalnya tidak sadar, kini sudah bisa berbicara. “Tadi juga sempat ada Wakapolres yang datang dan berbincang dengan putri saya,” tuturnya.
Maslani menjelaskan bahwa luka-luka yang diderita putrinya cukup parah, terutama di bagian wajah, tangan, kaki, dan lutut. Namun, ada keanehan pada luka di wajah korban, khususnya di mata sebelah kiri yang terlihat lebam dan tidak bisa dibuka. “Anehnya, luka di mata kiri begitu parah. Baru semalam dia melakukan city scan,” paparnya.
