Viral Video Anak Berkebutuhan Khusus di Kabupaten Bandung Alami Perundungan, Diminta Makan Daging Hewan  Bertaring

Ilustrasi perundungan/ Istimewa/
Ilustrasi perundungan/ Istimewa/
0 Komentar

Jabar Ekspres – Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan seorang anak berkebutuhan khusus diminta untuk menyantap daging hewan yang diduga bertaring, mirip musang. Video berdurasi 15 detik tersebut memperlihatkan anak itu tengah memakan daging sambil direkam. Suara tawa yang terdengar dalam video itu tampaknya menghina anak tersebut.

Risma Evita, kakak korban, membenarkan bahwa anak dalam video tersebut adalah adiknya. “Iya, betul itu adik saya, cuman saya nggak tahu kapan kejadiannya,” ujarnya saat dihubungi pada Senin (16/12).

Risma mengungkapkan bahwa ia baru mengetahui soal video viral tersebut setelah ibunya dihubungi oleh tetangga pada Sabtu (14/12). “Ibu saya tahu dari tetangga, karena video itu viral di TikTok, lalu masuk beranda dan dibagikan ke ibu saya,” jelasnya.

Baca Juga:MV “Tak Ada Yang Sebanding Denganmu” Dewa 19 Tembus 1,2 Juta PenontonDewan Dorong Moratorium Pembangunan di Lahan Konservasi

Menurut Risma, tetangga yang melihat video tersebut mempertanyakan apa yang dimakan adiknya, mengingat dalam pandangan Islam, mengonsumsi daging hewan bertaring adalah haram. “Tetangga saya juga bertanya, karena secara Islam kan itu haram,” katanya.

Risma juga menceritakan bahwa dirinya diminta ibunya untuk mencari tahu siapa yang pertama kali mengunggah video tersebut. Namun, saat itu ia sedang bekerja dan meminta ibunya untuk menghubungi akun yang menyebarkan video itu.

“Setelah itu saya bilang, kan saya masih kerja, cari-cari dulu aja info di sekitar rumah. Setelah ditanya ke warga sekitar, nggak ada yang mengakui. Terus kakak saya berhasil chat dengan akun yang pertama menyebarkan di TikTok. Katanya dia juga dari grup WhatsApp, jadi video itu sudah tersebar luas,” ungkapnya.

Merasa tidak ada itikad baik, Risma pun memutuskan untuk memviralkan kejadian tersebut melalui akun TikTok-nya @rismaevitaaaa dengan caption yang berisi kekecewaan dan kesedihan. “Saya hanya ingin membela keadilan untuk adik saya,” ujar Risma.

Setelah video tersebut viral, Risma melaporkan kejadian itu ke Polsek Katapang pada Minggu, 15 Desember 2024. “Setelah video saya posting di TikTok viral, saya langsung melaporkan kejadian ini. Pagi tadi, polisi datang ke rumah dan membawa orang tua serta adik saya ke Polsek. Saya juga menyusul ke Polsek,” jelasnya.

0 Komentar