JABAR EKSPRES – Saat ini, banyak aplikasi yang menawarkan penghasilan hanya dengan membaca novel. Namun, tak sedikit dari aplikasi tersebut yang ternyata hanya modus penipuan.
Aplikasi-aplikasi ini mengiming-imingi penggunanya dengan uang tanpa modal, namun pada akhirnya hanya bertujuan untuk menipu dan meraup uang dari penggunanya.
Setelah pengguna menyelesaikan bacaan, saldo akan bertambah, tetapi tidak bisa langsung ditarik karena ada batas minimum penarikan hingga ratusan ribu rupiah. Di balik itu, aplikasi ini menawarkan skema investasi VIP dengan tingkatan K1, K2, dan K3 yang memerlukan deposit mulai dari Rp450.000. Pola ini adalah ciri khas skema ponzi, di mana uang yang dibayarkan ke pengguna awal berasal dari deposit pengguna baru.
Baca Juga:Pakai Aplikasi Menghasilkan Uang ini, Kamu Bisa Dapat Reward hingga Rp200.000 di Sini Per HariCair Rp70.000, Inilah Tips & Trik Tercepat Dapat Uang Gratis
Lebih mencurigakan, aplikasi ini memiliki fitur “pecahkan telur emas,” yang serupa dengan aplikasi scam sebelumnya bernama Simonida Media, yang kini telah terbukti melakukan penipuan.
- Critisim
Aplikasi kedua ini juga menggunakan skema serupa. Pada awalnya, pengguna mendapatkan lima tugas gratis dengan iming-iming saldo sebesar Rp2.700 per tugas. Namun, setelah tugas gratis selesai, pengguna harus melakukan deposit untuk melanjutkan.
Modusnya tetap sama: membaca novel selama beberapa detik untuk mendapatkan uang. Akan tetapi, seperti Global Reading, saldo pengguna tidak bisa di cairkan tanpa memenuhi syarat tertentu yang memaksa mereka mengeluarkan uang.
Critisim sering mengadakan promo atau event dengan tawaran penghasilan besar, yang sebenarnya adalah tanda bahwa aplikasi ini sedang mendekati masa akhir operasinya.
- DBC
DBC adalah aplikasi penipuan serupa dengan umur yang sedikit lebih panjang dibandingkan dua aplikasi sebelumnya. Modus yang ditawarkan melibatkan jabatan di dalam aplikasi, di mana semakin tinggi jabatan, semakin besar potensi penghasilan.
