JABAR EKSPRES – Hujan deras yang mengguyur Kota Bandung pada Rabu sore (24/11) menyebabkan bencana tak terduga di SDN 260 Griba Antapani, Kecamatan Antapani Wetan. Kirmir di DAS Cinambo yang berada tepat di belakang sekolah jebol.
Kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, memicu aliran air deras yang meluap hingga ke dalam sekolah. Akibatnya, sejumlah ruangan di sekolah itu, termasuk ruang kelas, kepala sekolah, dan ruang tata usaha, dipenuhi air bercampur lumpur.
“Satu ruang kelas terpaksa kami jadikan gudang, bahkan seorang guru jatuh sakit karena kelelahan,” tambah Enung.
Baca Juga:Disparbud Jabar Targetkan 92 Juta Wisatawan hingga Akhir TahunViral di Media Sosial, Dua Mobil Kontes Diamankan Polres Cimahi karena Penyalahgunaan Plat Nomor
Dampaknya selama dua hari pasca kejadian, kegiatan belajar menjagar di SDN 260 Griba Antapani menjadi terganggu. Siswa diliburkan, sementara para guru dan teknisi membersihkan lumpur serta memindahkan barang-barang yang rusak.
Menurutnya, respon dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung cukup cepat. Wali Kota Bandung bersama Kepala Bidang PUPR sudah meninjau lokasi kejadian. Perbaikan tanggul pun sedang dilakukan.
“Kami berharap perbaikan ini segera selesai. Kalau kirmir tidak diperbaiki, tembok sekolah akan tetap basah dan mudah rusak jika hujan terus,” ujarnya.
