Nyaris Tewas, Ini Pengakuan Korban Selamat Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang

PEristiwa kecelakaan di Tol Cipularang.
PEristiwa kecelakaan di Tol Cipularang.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kecelakaan beruntun yang terjadi di Tol Cipularang KM 92 arah Jakarta, pada Senin 11 November 2024 mengagetkan banyak mata, peristiwa tragis yang membuat satu nyawa melayang ini sedang jadi topik panas dibahas di Media sosial.

Video-video tentang kecelakaan di Cipularang ini banyak dibagikan dan sedang viral di berbagai media sosial, mulai dari Tik Tok, Instagram, juga Facebook.

Kerusakan yang terjadi akibat kecelakaan ini sangat mengerikan, sebanyak 17 mobil tampak hancur saling bertumpukan dan berhimpitan.

Baca Juga:Kronologi Detik-detik Kecelakaan di KM 92 Tol Cipularang Hari iniCara Memilih Gaya Rambut Pendek Pria Sesuai Bentuk Wajah

Teriakan histeris para korban terdengar memilukan dari rekaman video yang dibagikan di media sosial.

Seorang saksi mata bernama Tatang, yang juga merupakan korban selamat dan nyaris tewas dalam kecelakaan tersebut  menceritakan awal mula peristiwa ini terjadi.

Dilansir dari berbagai sumber, tatang menyebut peristiwa ini terjadi pada Senin, 11 November 2024 sekitar pukul 15.40 WIB Sore.

Dia mengatakan bahwa peristiwa ini berawal saat sebuah truk dengan angkutan penuh tampak oleng dan menabrak beberapa kendaraan di depannya. Dia menduga truk tersebut mengalami rem blong karena melaju dengan tidak terkendali.

Pengakuan korban selamat ini ternyata sama dengan yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast yang menyatakan bahwa kecelakaan beruntun ini diduga dipicu oleh sebuah truk bermuatan berat yang mengalami rem blong.

Truk tersebut menabrak lebih dari lima kendaraan di depannya, yang menyebabkan tabrakan beruntun.

“Rem blong karena bermuatan cukup banyak dan berat, sehingga truk tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya,” ujar Kombes Pol Jules Abraham Abast.

Baca Juga:Andra Setya Ismaya dengan Honda Supra GTR Antarkan Podium di Final Kejurnas MotoPrix TasikmalayaHari Tata Ruang, Menteri Nusron Tekankan Penyelesaian One Map Policy dan One Spatial Planning Policy untuk Investasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Senada yang disampaikan oleh Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardiansyah, yang mengaku langsung melakukan evakuasi terhadap para korban karena beberapa di antaranya terjebak di dalam kendaraan.

AKBP Lilik Ardiansyah menyebut total korban dari peristiwa ini sebanyak satu orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya luka-luka. Korban yang terluka telah dilarikan ke rumah sakit, termasuk RS Abdul Rojak dan RS Siloam Purwakarta.

0 Komentar