JABAR EKSPRES – Peristiwa mengerikan kecelakaan maut yang melibatkan 16 kendaraan di KM 92 Tol Cipularang sedang viral di berbagai sosial media.
Video kecelakaan di Tol Cipularang tersebut banyak dibagikan hingga menimbulkan kengerian bagi yang menyaksikan.
Posisi mobil saling bertumpukan, dan berhimpitan disatu titik hingga membuat satu ruas jalan tertutup dan menimbulkan kemacetan.
Baca Juga:Cara Memilih Gaya Rambut Pendek Pria Sesuai Bentuk WajahAndra Setya Ismaya dengan Honda Supra GTR Antarkan Podium di Final Kejurnas MotoPrix Tasikmalaya
Kerusakan belasan mobil tersebut bisa menjadi saksi kerasnya benturan yang terjadi sebelum kecelakaan terjadi.
Muatan dari salah satu truk yang disebut sebagai penyebab kecelakaan ini terjadi juga masih berserakan.
Bahkan ada satu mobil berwarna hitam yang hancur dan anehnya berada di sisi lain jalan, diduga mobil ini tertabrak engan kencang hingga terpelanting kearah berlawanan.
Namun yang membuat penasaran adalah bagaimana awal mula peristiwa tersebut bisa terjadi.
Dilansir dari berbagai sumber, ada saksi mata bernama Tatang yang juga sebagai korban selamat, mengatakan bahwa peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.40WIB.
Dia mengatakan bahwa peristiwa ini berawal saat sebuah truk tampak oleng dan menabrak beberapa kendaraan didepannya.Dia menduga truk tersebut mengalami rem blong.
Hal ini senada dengan keterangan dari Polda Jawa Barat menyatakan bahwa kecelakaan beruntun ini diduga dipicu oleh sebuah truk bermuatan berat yang mengalami rem blong.
Baca Juga:Hari Tata Ruang, Menteri Nusron Tekankan Penyelesaian One Map Policy dan One Spatial Planning Policy untuk Investasi dan Pembangunan BerkelanjutanRahasia Sukses Cairkan Rp289.000 Tiap Hari dari Aplikasi Penghasil Uang Antam Share
Truk tersebut menabrak lebih dari lima kendaraan di depannya, yang menyebabkan tabrakan beruntun.
“Rem blong karena bermuatan cukup banyak dan berat, sehingga truk tersebut menabrak kendaraan yang ada di depannya,” kata Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Jules Abraham Abast.
Kombes Jules menjelaskan bahwa Polda Jabar telah menurunkan sekitar 10 personel gabungan untuk menangani kecelakaan ini, yang terdiri dari petugas Korlantas Polri, PJR Polda Jabar, serta Satlantas Polres Purwakarta. Mereka sedang melakukan evakuasi kendaraan dan korban, serta mengatur lalu lintas di sekitar lokasi kecelakaan.
Selain menimbulkan kemacetan, berdasarkan update berita terakhir disebutkan satu orang meninggal dan 8 lainnya mengalami luka-luka akibat dari kecelakaan tersebut.
