JABAR EKSPRES – Berikut ini adalah prediksi razia operasi zebra lodaya di sukabumi, masyarakat harap lengkapi surat-surat di Jalan Baros.
Polres Sukabumi Kota kembali melaksanakan Operasi Zebra Lodaya 2024 yang dimulai pada Senin, 14 Oktober 2024. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua minggu penuh hingga 27 Oktober 2024. Operasi ini merupakan upaya intensif untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.
“Operasi ini mengedepankan cara humanis dan teguran simpatik, namun tetap didukung penegakan hukum yang tegas. Dengan adanya teknologi ETLE, kami harap kepatuhan masyarakat semakin meningkat,” tambah Kompol Tahir.
Baca Juga:5 Titik Rawan Razia Operasi Zebra Seligi 2024 di Kepulauan Riau, Harap Lengkapi Surat-Surat6 Titik Razia Operasi Zebra 2024 di Cirebon, Ini Dia Wilayah Titik Krusialnya
Berikut adalah 10 daftar jalan yang diprediksi terkena razia operasi zebra 2024 di Sukabumi:
- Jalan Ahmad Yani – Titik utama di pusat kota yang sering dilalui kendaraan, rawan kemacetan dan pelanggaran.
- Jalan Pelabuhan II – Akses penting menuju Pelabuhan Ratu, sering dijadikan jalur cepat oleh pengendara.
- Jalan Raya Sukaraja – Jalur penghubung antar-kota yang kerap dilintasi truk besar dan kendaraan roda dua.
- Jalan Otista – Titik strategis dekat dengan pusat perdagangan, rawan pelanggaran lampu merah.
- Jalan Ciaul – Wilayah padat penduduk dengan aktivitas kendaraan roda dua yang tinggi.
- Jalan Lingkar Selatan – Jalur alternatif untuk menghindari kemacetan, sering terjadi pelanggaran marka jalan.
- Jalan Siliwangi – Akses menuju pusat pemerintahan Sukabumi, ramai pada jam kerja.
- Jalan Merdeka – Dekat dengan kawasan sekolah, sering terjadi pelanggaran kecepatan.
- Jalan Bhayangkara – Jalur menuju Polres Sukabumi Kota, kerap dijadikan lokasi penegakan aturan lalu lintas.
- Jalan Selabintana – Kawasan wisata yang sering dikunjungi, rawan pelanggaran parkir dan helm.
- Jalan Raya Cibadak – Jalur padat kendaraan, sering terjadi pelanggaran angkutan umum dan motor.
- Jalan Cikukulu – Rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang berkelok-kelok dan sempit.
- Jalan Cisaat – Akses utama menuju kawasan industri, sering dilalui kendaraan berat.
- Jalan Gunung Puyuh – Titik dekat pemukiman yang ramai dilalui kendaraan roda dua tanpa surat lengkap.
- Jalan Baros – Jalur alternatif yang sering digunakan oleh pengendara yang ingin menghindari razia di jalur utama.
