JABAR EKSPRES, BANDUNG – Kondisi terik matahari yang terasa lebih menyengat di wilayah Bandung Timur nyatanya mendapat fokus perhatian dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung.
Menurut Peneliti Iklim Akademi Universitas Pendidikan Indonesia, Nurdiawan menyebut, suhu panas yang lebih menyengat di wilayah Bandung Timur disebabkan oleh fenomena Urban Heat Island.
Menanggapi hal ini, Pemkot Bandung tengah mempersiapkan program penghijauan kembali di lahan kritis yang berlokasi wilayah Timur Kota Bandung. Fokus utamanya bukan hanya mengatasi kondisi panas yang lebih terik dari pada biasanya, tetapi sebagai penanggulangan kawasan-kawasan yang berpotensi mengalami bencana dan penurunan kualitas tanah.
Baca Juga:Satu Tahun Beroperasi, Kehadiran Whoosh Diklaim Mampu Kurangi Emisi Kendaraan Rp6,8 Miliar4 ASN di Jabar Diduga Langgar Aturan Netralitas, Ini Kata Kordiv
Rencananya, penghijauan ini bakal dilakukan di beberapa lahan kritis seperti wilayah Kanhay, Cibiru yang memiliki luas tanah sekitar 10 hektare.
Sebagai bentuk pertanggungjawaban program penghijauan ini, nantinya setiap pohon bakal dipasang barcode guna memonitor agar mampu tumbuh dengan baik.
Pemkot Bandung pun bakal menggandeng Dinas Kehutanan Jawa Barat, Pengusaha, maupun komunitas lokal untuk memperluas cakupan lahan penghijauan di Kota Kembang. (Dam)
