Volume kendaraan yang melewati jalur Bundaran Cibiru-Cileunyi lanjut Mulyana, kian hari, kian bertambah dan padat dari berbagai arah.
Dari barat arus kendaraan dari Jalan Soekarna Hata dan Jalan AH Nasution (Ujungberung) menuju Cileunyi lewat Bunderan Cibiru.
Sementara dari arah timur (Cileunyi) sambung Yanyan, arus kendaraan yang menuju Bandung (Bundaran Cibiru) kendaraan dari arah Jatinangor, Rancaekek, dari Tol Cisumdawu dan Tol Padaleunyi.
Baca Juga:Diduga Terpeleset Dari Sampan, Seorang Remaja Hilang di Waduk SagulingAdu Banteng Dua Pengendara Motor Kawasaki KLX di Bogor, 1 Orang Tewas
Belum lagi pascadioperasikanya kereta cepat Whoosh dengan stasiun Teggalluar Cibiruhilir menambah padatnya volume kendaraan.
“Sekali lagi saya curhat, sekaligus tanggih janji kapan wacana pembangunan underpass Cibiru dan JLC,” ungkapnya.
“Jadi paradoks ah, kereta Whoosh dari Stasiun Halim ke Tegalluar hanya ditempuh 40 menit, eh dari Jatinangor ke Stasiun Tegalluar makan waktu 1 jam karena macet,” pungkas Mulyana. (Bas)
