JABAR EKSPRES – Warga Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mendadak dikejutkan dengan hilangnya mesin pipa dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di rumah mereka pada hari Senin (8/7/2024).
Kejadian ini membuat warga merasa geram dan tidak percaya dengan situasi yang mereka alami. Osep Mintarso, salah satu warga, menjadi saksi pertama dari peristiwa yang menghebohkan ini. Dia menemukan mesin pipa di rumahnya hilang dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak PDAM di Situbatu.
Kepala Bagian Hubungan Langganan (Hublang) Perumdam Tirta Anom Kota Banjar, Yogy Indrijadi, menegaskan bahwa pencabutan water meter merupakan konsekuensi bagi pelanggan yang menunggak tagihan air selama tiga bulan.
Baca Juga:Pengamat Minta Isu Horor di Lingkungan Pemkab Bogor Diusut TuntasKetahuan Main Judi Online, Jubir KPK Sebut Masih Selidiki Pegawainya
Menurutnya, langkah ini diambil setelah pihak Perumdam melakukan pendekatan dan komunikasi langsung dengan para pelanggan yang terkena sanksi.
“Kami akan memasang kembali water meter apabila para pelanggan mulai mencicil tagihan mereka. Kami tidak hanya memberikan sanksi, tetapi juga memberikan solusi bagi para pelanggan yang mengalami kesulitan dalam membayar tagihan air mereka,” ujar Yogy.
