Apakah Aplikasi Havas itu Penipuan Skema Ponzi? Berikut Faktanya

Apakah Aplikasi Havas itu Penipuan Skema Ponzi? Berikut Faktanya
Apakah Aplikasi Havas itu Penipuan Skema Ponzi? Berikut Faktanya
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Tren aplikasi yang menjanjikan penghasilan melalui aktivitas online semakin menjamur. Salah satunya adalah Havas.

Aplikasi Havas yang diklaim sebagai sumber penghasilan melalui like dan aktivitas di platform seperti YouTube, Facebook, TikTok, dan Instagram. Namun, apakah ini benar-benar peluang atau hanya jebakan?

Namun, ada juga opsi magang untuk pengguna baru, yang tentu saja menggoda dengan janji uang gratis.

Baca Juga:Rekomendasi Aktivitas Saat Libur 2024Berbagi Saldo DANA Kaget Gratis Hingga Rp 250.000, LINK DANA KAGET 17 Mei 2024

Namun, hal ini berujung pada model deposit yang mengharuskan pengguna untuk menyetor sejumlah uang.

Mulai dari paket F1 hingga F6, dengan modal terkecil sekitar Rp300.000, aplikasi ini meminta pengguna untuk “berinvestasi” dengan harapan pengembalian modal dalam waktu singkat.

Namun, ini jelas merupakan pola penipuan dengan skema ponzi seperti aplikasi yang sedang marak dan terbukti scam.

Cara mendapatkan uang di aplikasi ini sebenarnya cukup mudah. Pengguna cukup menjalankan tugas-tugas yang diberikan, seperti like video atau berlangganan channel, lalu mengumpulkan “poin” yang kemudian bisa ditukar dengan uang.

Namun, jangan tergiur, karena ini adalah penipuan yang ujung-ujungnya hanya memindahkan uang dari satu pengguna ke pengguna lainnya.

Meskipun terlihat menggiurkan dengan janji-janji uang mudah, faktanya adalah aplikasi-aplikasi ini tidak lebih dari perangkap untuk menipu pengguna.

0 Komentar