Disdik Jabar Larang Siswa Ikut Tren Konvoi Kendaraan saat Kelulusan: Euforia Harus Disalurkan dengan Baik!

Konvoi merayakan kelulusan SMA - bandung ekspres
Ilustrasi/ RONALD SIAGIAN/jpphoto
URAKAN: Para siswa SMU melakukan aksi corat-coret baju dan berkonvoi keliling Kota Cilegon pasca pengumuman kelulusan, belum lama ini. Aksi ini walaupun sudah dilarang, namun masih saja diabaikan oleh para siswa sebagai bentuk sukacita kelulusan.
0 Komentar

JABAR EKSPRES  – Tren konvoi kendaraan untuk merayakan kelulusan masih banyak dilakukan di kalangan pelajar. Bahkan, para pelajar banyak yang ditindak oleh aparat penegak hukum lantaran tingkahnya telah mengganggu ketertiban umum.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat (Disdik Jabar) mengaku pihak akan mengimbau seluruh sekolah untuk tidak melakukan tren tersebut.

“Kemudian kita juga akan meminta ke sekolah-sekolah untuk bekerja sama dengan pihak-pihak terkait agar saling memantau sehingga tidak terjadi hal-hal yang bersifat negatif,” katanya.

Baca Juga:Jalan Terjal Calon Independen di Pilkada 2024Tak Mau Maju di Pilgub 2024, Bey Machmudin Tolak Tawaran Demokrat

Hal ini dinilai penting, maka ia dengan tegas meminta pihak sekolah mencegah para siswa nya melakukan kegiatan yang bersifat negatif.

“Ini bisa dilakukan, sehingga tidak selalu kebahagian itu dengan hal-hal negatif seperti konvoi atau coret-coret seragam,” ucapnya

Sementara disinggung akan ada surat edaran (SE) terkait imbauan hal tersebut, Wahyu menuturkan bahwa Disdik Jabar akan melakukan pertimbangan terlebih dahulu.

“Jadi kita akan coba pertimbangkan dulu, karena hal seperti ini sebetulnya dari tahun lalu kita sudah menyampaikan hal tersebut ke seluruh sekolah yang menjadi kewenangan kita (Disdik Jabar),” pungkasnya.

0 Komentar