Sementara itu, Sekretaris Desa (Sekdes) Cicalengka Wetan, Ardhi Saehari membenarkan, jika ruas jalan yang ada di wilayahnya itu rusak cukup parah.
“Jalan di pertigaan menuju Pasar Cicalengka itu memang sudah sering rusak, ketika ditambal atau diperbaiki juga rusak lagi,” ujarnya kepada Jabar Ekspres.
Ardhi mengungkapkan, meski status jalan provinsi, namun pihaknya kerap mengajukan perbaikan demi keselamatan serta kenyamanan masyarakat dan pengendara.
Baca Juga:Siap Berkontestasi Pada Pilkada 2024, Denden Imadudin Soleh: Ada yang Harus Disempurnakan di SumedangBeri Sinyal Koalisi! Partai Golkar Silaturahmi Politik ke Demokrat
“Kalau pengajuan sudah sering kita lakukan dari desa ke kecamatan dan ditembus ke Pemkab Bandung,” terangnya.
Kendati demikian, Ardhi mengaku untuk perbaikan tergolong lambat ditangani oleh pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUTR).
“Pengajuan pernah di acc dengan penambalan pada 2 tahun ke belakang. Tapi baru dua bulan kondisinya rusak lagi,” bebernya.
Ardhi mengungkapkan, pihak DPUTR pada 2023 lalu, sempat kembali melakukan penambalan ruas Jalan Raya Barat Cicalengka yang rusak tersebut namun tak berselang lama alias baru sekira 3 bulan kondisi jalan rusak lagi.
“Cuman informasinya mau dicor tapi belum tahu apa benar atau hanya ditambal lagi,” ungkapnya.
“Ditambal pun kabarnya itu karena keterbatasan anggaran jadi perbaikan jalannya penambalan,” pungkas Ardhi. (Bas)
