“Ini adalah sesuatu yang menjadi prioritas utama bagi semua orang di pemerintahan ini, mulai dari presiden hingga ke bawah,” kata Miller.
Pernyataan Hamas dirilis setelah pasukan Israel menyerang lokasi di kota Rafah di Jalur Gaza selatan setelah Israel memerintahkan puluhan ribu orang untuk mengungsi.
Lebih dari 1,4 juta pengungsi Palestina mencari perlindungan di wilayah tersebut.
Pada hari Senin, Israel mengatakan kabinet perangnya telah menyetujui kelanjutan operasi militer di kota tersebut.
Baca Juga:Nonton Film Abigail di Bioskop, Ini Jadwal Bioskop CGV Paskal Bandung 7 Mei 2024Amanda Soemedi Bey Machmudin Resmikan Kerabat Store di Bandara Kertajati
Serangan tersebut telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza dan pengepungan yang hampir total telah mendorong sebagian wilayah tersebut ke ambang kelaparan.
Israel melancarkan serangan setelah Hamas memimpin serangan ke Israel selatan pada tanggal 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 1.139 orang, menurut penghitungan Al Jazeera berdasarkan statistik Israel.
