JABAR EKSPRES – Kebun Raya Bogor meresmikan Taman Araceae bertepatan dengan perayaan hari jadinya yang ke-209, Senin (18/5/2026), usai direvitalisasi secara bertahap sejak 2020.
Managing Director PT Mitra Natura Raya selaku mitra Pengelola Kebun Raya Bogor, Marga Anggrianto mengatakan peresmian taman tersebut menjadi bagian dari penguatan fungsi konservasi dan eduwisata di Kebun Raya Bogor.
Menurutnya, kehadiran Taman Araceae juga bertujuan mengenalkan berbagai jenis tanaman Araceae atau tanaman talas-talasan beserta potensinya dalam kehidupan sehari-hari kepada masyarakat.
Baca Juga:Dishub Kota Bogor Aktifkan 50 Halte Biskita Transpakuan, Layanan Empat Koridor DiperluasPolisi Gagalkan Tawuran di Parung Panjang Bogor, 14 Pemuda dan 8 Sajam Diamankan
“Dan hari ini, pada HUT Kebun Raya Bogor ke 209 tahun tanggal 18 Mei 2026, taman yang terletak di samping Secret Garden Café ini telah diresmikan sebagai taman yang dapat dinikmati dan menjadi sarana edukasi bagi para pelajar dan pengunjung yang memiliki ketertarikan terhadap keluarga talas-talasan. Tujuan pembangunan taman ini untuk mengedukasi kepada masyarakat akan tumbuhan Araceae dan juga potensinya untuk kehidupan sehari-hari,” ujar Marga di Kebun Raya Bogor, Senin (18/5).
Ia menjelaskan Taman Araceae mulai dibangun sejak 2010 saat pengelolaan Kebun Raya Bogor masih berada di bawah LIPI. Kawasan tersebut kemudian mulai dapat dinikmati pengunjung pada 2017 bersamaan dengan momen mekarnya bunga bangkai raksasa atau Amorphophallus titanum.
Selanjutnya pada 2020, taman tersebut direvitalisasi secara bertahap hingga 2025 mulai dari penataan konsep, koleksi tanaman, hingga jalur edukasi.
“Sebagai pengelola kami memiliki tugas untuk memodernkan Kebun Raya Bogor, tetapi tidak lupa dengan marwahnya yaitu edukasi dan lingkungan,” katanya.
Adapun Taman Araceae Kebun Raya Bogor saat ini ditata berdasarkan marga tanaman. Terdapat 16 marga unggulan yang telah ditanam di kawasan tersebut, seperti Amorphophallus, Alocasia, Monstera, Philodendron, dan Thaumatophyllum.
Sementara itu, Peneliti Araceae Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Yuzammi, menjelaskan bahwa Araceae atau kelompok talas-talasan merupakan salah satu famili tumbuhan yang banyak tersebar di wilayah tropis dunia.
Menurutnya, famili Araceae memiliki sekitar 151 marga atau genus dengan sekitar 2.645 spesies di dunia. Sementara di Indonesia, terdapat sekitar 60 genus dengan perkiraan mencapai 700 spesies.
Baca Juga:Libur Panjang Bawa Berkah, Bisnis Toilet di Jalur Puncak Bogor Raup Omzet hingga Rp1,5 Juta SehariBerangkat Besok, Bupati Rudy Lepas 335 Jemaah Haji Kloter 24 Kabupaten Bogor ke Tanah Suci
Namun, sejumlah jenis Araceae kini mulai terancam akibat tingginya kerusakan hutan di berbagai wilayah Indonesia. Beberapa di antaranya yakni Amorphophallus titanum atau bunga bangkai raksasa, Amorphophallus manta, Aglaonema rotundum, dan Alocasia suhirmaniana.
