JABAR EKSPRES – Warga kini harus ekstra hati-hati jika ingin keluar rumah, karena bisa jadi akan mengalami nasib yang sama dengan 7 korban kekerasan yang terjadi di Cicalengka.
Tercatat ada sebanyak 7 orang yang menjadi korban kekerasan oleh sekelompok orang yang menggunakan sepeda motor di Cicalengka.
Mereka mengalami luka cukup parah karena diserang menggunakan senjata tajam, bahkan ada yang mengalami luka bacok.
Baca Juga:Kronologi Kekerasan di CicalengkaKabupaten Bekasi Juara Umum MTQ Jabar, Sekda Herman Suryatman: MTQ Perkuat Ukhuwah Islamiah
Seluruh korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cicalengka, untuk mendapatkan perawatan medis. Adapun identitas korban diantaranya Adi, Falah, M Fatir, Arkan, Rapi Ramadan dan M Azwar. Serta ada satu orang lainya yang belum teridentifikasi.
Peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada hari Minggu (5/5) sekira jam 03.00 wib, di sekitar Jembatan Cikopo Desa Tenjolaya Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung.
Diduga kejadian tersebut berawal ketika korban bernama Rapi Ramadhan dan Azwar, yang mengendarai sepeda motor dari arah bandung hendak pulang, saat melalui Jembatan Cikopo, tiba-tiba disalip oleh para pelaku.
Kemudian para pelaku turun dari motor dan melakukan pembacokan dan pemukulan pada korban. Korban yang kalah jumlah langsung berusaha lari menyelamatkan diri sambil mencari bantuan.
Akhirnya korban sampai di Bengkel Gamma Motor yang berada di Desa Babakan Peuteuy Cicalengka. Pelaku yang mengejar korban bukannya takut karena ada banyak orang, malah semakin kesetanan dan menyerang membabibuta kepada semua orang yang ada di lokasi tersebut.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku melarikan diri menggunakan motornya kearah Garut,
kemudian memutar balik dari arah Bundaran Nagrog menuju Jalur Cicalengka Lama kearah Bandung dan didaerah Jl. Cikurutug.
Kapolsek Cicalengka Kompol Deni Rusnandar membenarkan peristiwa yang terjadi diwilayah hukumnya tersebut.
Baca Juga:Banyak Orang Depresi, Uji Kewarasanmu Lewat LINK Ujian DEPRESI iniSukses Turun 10 Kg dalam Seminggu, Ini Kelebihan Dan Kekurangan Diet Tiongkok
“Mohon do’anya supaya (kasus dan para pelaku aksi kekerasan berujung pembacokan) dapat segera terungkap,” uangkapnya kepada Wartawan Jabar Ekspres pada Minggu (5/5).
Dari lokasi kejadian berhasil ditemukan beberapa barang bukti diantaranya, satu buah kaos warna hitam bertulisakan Blackeyes, satu pasang sendal jepit warna hitam merk Swalaow, satu buah topi warna hitam putih, satu buah sandal sebelah kiri warna hitam putih, Pecaham mika sepeda motor dan body motor, alas Scoopy warna abu-abu, satu buah golok dan satu buah Nomor Polisi yang ditutupi kardus.
