JABAR EKSPRES – Ardli Johan Kusuma, pengamat politik dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta mengungkapkan bahwa ada kemungkinan PDI Perjuangan dan PKS akan menjadi bagian dari oposisi selama masa pemerintahan 2024-2029.
“Untuk PDIP dan PKS masih memungkinkan bahwa mereka akan berada tetap sebagai oposisi melihat dua parpol ini pernah berperan sebagai oposisi,” ucap Ardli , Jumat (26/4).
Dia menjelaskan bahwa kemungkinan ini dapat dipertimbangkan dengan memperhatikan catatan kinerja kedua partai dalam beberapa tahun terakhir.
Baca Juga:Kehebatan Shin Tae-yong Melatih Timnas Indonesia U-23 Diakui AFC!Timnas Korea Selatan U-23 untuk Pertama Kalinya dalam 40 Tahun Tidak Bisa Pergi ke Olimpiade
“Akan tetapi, perlu diingat bahwa dalam politik segala kemungkinan dapat terjadi seiring dinamika upaya-upaya lobi politik yang akan dilakukan oleh para elite,” katanya.
Ardli juga menyatakan bahwa wajar jika PKB dan NasDem mendukung pasangan Presiden dan Wakil Presiden terpilih, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
“Langkah ini bisa dimaklumi mengingat bahwa kedua partai politik tersebut cenderung pragmatis dalam konteks kekuasaan,” ujarnya.
