Proyek Jaringan Internet Pemkot Banjar Ditangani Diskominfo, Muncul Berbagai Keluhan

Aplikasi untuk pembayaran retribusi parkir Dinas Perhubungan Kota Banjar error, lantaran terganggu akses jaringan internetnya yang mengalami kendala, Rabu 26 Maret 2024. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
Aplikasi untuk pembayaran retribusi parkir Dinas Perhubungan Kota Banjar error, lantaran terganggu akses jaringan internetnya yang mengalami kendala, Rabu 26 Maret 2024. (Cecep Herdi/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar tahun ini mulai menangani sentralisasi jaringan internet pemerintahan di Kota Banjar.

Namun diduga perusahan pemenang tender internet itu belum memiliki sarana secara penuh untuk mendistribusikan jaringan internetnya ke seluruh perkantoran.

Hal itu rupanya berdampak pada kelancaran internet di beberapa kantor pemerintahan. Seperti di BPKPD Kota Banjar, jaringan internet pada Senin 25 Maret 2024. Akibat internetnya bermasalah, seluruh akses pelayanan yang menggunakan jaringan internet menjadi terganggu. Salah satunya pembayaran pajak (PBB).

Baca Juga:Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Bermoduskan Tawuran, 1 Orang Tertangkap, 6 Lainnya Masih BuronJelang Arus Mudik, Mendag Zulhas Peringatkan Petugas SPBU Jangan Curang

“Dari pagi sampai sore kemari , tidak bisa mengakses internet. Sudah ada teknisi yang melakukan perbaikan tapi masih tetap tidak berfungsi,” kata salah satu pegawai di BPKPD Kota Banjar, Rabu 26 Maret 2024.

Kemudian di Dinas Perhubungan, pembayaran PAD retribusi parkir juga ikut-ikutan terhambat karena diduga server di BPKPD anjlok lantaran koneksi internetnya gangguan.

“Tidak bisa setor ke kas daerah karena aplikasinya juga tidak bisa diakses,” kata petugas di Dinas Perhubungan Kota Banjar.

Sebelumnya, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjar mulai tahun 2024 ini melakukan sentralisasi jaringan internet perkantoran pemerintah.

Sistem jaringan hingga biaya pembayaran internet seluruh perkantoran pemerintahan kini ditangani oleh Diskominfo. Anggarannya digelontorkan dari APBD Banjar untuk pengelolaan sentralisasi internet ini sekitar Rp1,6 miliar lebih.

“Jadi mulai tahun ini, efektif bulan Maret, jaringan internet di seluruh perkantoran kami yang menangani. Sentralisasi ini total ada 82 titik termasuk perkantoran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas, Desa, Kelurahan, beberapa organisasi non pemerintah, Balai Latihan Kerja (BLK), Banjar Convention Hall (BCH), Mal Pelayanan Publik (MPP), hingga hotspot untuk area publik,” kata Kepala Diskominfo Kota Banjar, Dede Tito Ismanto, ST ME, belum lama ini.

Tito menjelaskan, pihak ketiga provider yang memenangkan tender lelang sentralisasi jaringan internet ini dari pihak swasta, yakni Seven Sky Net.

Baca Juga:5 Fakta PT Sung Chang yang Bangkrut Usai Pemilu 2024Kontroversi Film Kiblat, Begini Respons MUI

“Tapi karena belum Sky Net ini belum mengcover semua jaringan di perkantoran, sehingga masih bekerjasama dengan Biznet, sewa ke Biznet. Tapi yang dapat tendernya Sky Net,” kata dia.

0 Komentar