19 Istilah di Bulan Puasa Ramadan dan Maknanya!

JABAR EKSPRES – Berikut ini ada 19 istilah yang sering kita dengar selama bulan puasa Ramadan dan maknanya yang bisa kamu ketahui dari sekarang.

Puasa merupakan salah satu ibadah praktik umat Islam untuk menahan rasa lapar dan haus selama dari mulai terbit matahari hingga terbenam matahari.

Baca Juga: Harga Pangan Hari Ini, Cabai dan Daging Turun saat Bulan Ramadan!

Pada saat bulan puasa, ada beberapa istilah-istilah yang kita lihat atau dengar mulai dari Ramadan, iftar, hingga silaturahmi yang bisa kamu cek dibawah ini.

Berikut 19 Istilah di Bulan Puasa Ramadan:

  1. Ramadan: merupakan bulan ke-9 dalam kalender Hijriyah, yang dimana seluruh uat Islam diwajibkan untuk berpuasa.
  2. Shiyam: merupakan istilah khusus untuk puasa tidak makan-minum, sedangkan shaum untuk puasa tidak berbicara, sehingga penyebutan puasa Ramadan dengan shaum terkadang dianggap salah.
  3. Imsak: Di Indonesia, kata ini lebih dikenal sebagai waktu 10 menit sebelum shubuh, pengingat atau penanda bahwa waktu shubuh sudah dekat dan puasa dimulai.
  4. Iftar: artinya ‘berbuka puasa’. Secara etimologi, iftar berasal dari kata dalam bahasa Arab yakni dari kata ifṭār yang artinya ‘buka puasa’ dari kata afṭara yang artinya ‘berbuka puasa’ dari kata dari faṭara yang artinya ‘membatalkan puasa’.
  5. Ngabuburit: dari kata ngalantung ngadagoan burit atau bermain sambil menunggu waktu sore. Aktivitas saat menunggu buka puasa di bulan Ramadan.
  6. Takjil: berarti mempercepat (dalam berbuka puasa) istilah umum untuk kudapan yang dimakan sesaat setelah berbuka puasa, seperti gorengan, kolak pisang, sup buah, es campur dan lain-lain.
  7. Bukber: akronim dari Buka Puasa Bersama yaitu kegiatan buka puasa bersama, tradisi yang biasanya digunakan untuk momen silaturahmi.
  8. Qiamulail: yaitu shalat di tengah malam secara teratur seperti shalat tahajud, tarawih, atau witir.
  9. Tarawih: shalat sunah pada malam hari sesudah isya, sebelum shubuh pada bulan Ramadan (bulan puasa).
  10. Witir: artinya ganjil, shalat sunah yang jumlah rakaatnya ganjil, seperti 1,3,5 rakaat dan seterusnya, dilakukan sesudah isya sampai terbit fajar (lazim dilakukan setelah sholat tarawih).
  11. Nuzulul Quran: yaitu turunnya (wahyu) Al-Quran pertama kali kepada Nabi Muhammad SAW yang diperingati setiap tanggal 17 Ramadan.
  12. Lailatulkadar: malam yang sangat istimewa bagi umat Muslim, amalan-amalan ibadah dianjurkan dan pahala dilipatgandakan, memiliki nilai yang lebih baik dari seribu bulan.
  13. Iktikaf: diam beberapa waktu di dalam masjid sebagai suatu ibadah dengan syarat-syarat tertentu (sambil menjauhkan pikiran dari keduniaan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT).
  14. Tadarus: pembaca Al-Quran secara bersama-sama (dalam bulan puasa).
  15. Zakat Fitrah: Zakat atau mengeluarkan sejumlah harta yag wajib diberikan oleh setiap orang islam setahun sekali (pada idulfitri) berupa makanan pokok sehari-hari (beras, jagung, dan sebagainya)
  16. Fidyah: denda yang harus dibayar oleh seseorang (biasanya dengan bahan makanan pokok seperti beras dan sebagainya) karena meninggalkan puasa yang karena telah tua renta, sakit parah, atau ibu hamil/ menyusui yang jika berpuasa khawatir dengan kondisi diri atau bayinya (atas rekomendasi dokter).
  17. Lebaran: berarti berlapang dada, atau memberi maaf kepada semua.
  18. Idulfitri: yang berarti hari berbuka
  19. Silaturahmi: (mempererat) tali persahabatan (persaudaraan) atau hubungan kerabat.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan