JABAR EKSPRES – Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengadakan rapat pleno untuk merekapitulasi hasil penghitungan suara di tingkat nasional di luar negeri.
Panel A dipimpin oleh Ketua KPU RI, Hasyim Asy’ari, sementara panel B dipimpin oleh Komisioner KPU RI, Mochamad Afifuddin.
Panel A memulai rapatnya dengan membahas hasil penghitungan suara dari PPLN Jeddah, Arab Saudi, sementara panel B memulai dari Pretoria, Afrika Selatan.
Baca Juga:Polisi Tangkap Emak-Emak Pencuri Uang Rp60 Juta di BandungMeizu 21 Pro Diklaim Akan Jadi Ponsel Flagship Terakhir Buatannya
Keputusan untuk mengadakan rapat dengan sistem dua panel ini telah diambil sejak hari kedua rapat, pada Kamis (29/2).
Meskipun demikian, keputusan ini mendapat kritikan dari saksi PDIP.
Salah satu saksi dari PDIP, Harli, mengungkapkan keberatannya terhadap sistem dua panel ini.
Menurutnya, hanya sedikit saksi dari PDIP yang bisa hadir dalam rapat tersebut.
Meskipun demikian, Harli tetap menyatakan keberatannya dan menginginkan agar aspek teknis tidak dikaitkan dengan hak kedaulatan rakyat yang terwakili dalam proses rekapitulasi ini.
