Komeng Bawa Misinya di DPD: Perjuangkan Hari Komedi dan Seni di Jawa Barat

JABAR EKSPRES – Dalam langkahnya sebagai calon anggota DPD yang maju secara independen, Komeng telah merinci programnya untuk mengembangkan seni, khususnya di daerah Jawa Barat dan secara keseluruhan di Indonesia. Dengan semangat komedi, dia berharap dapat membangkitkan kebahagiaan di tengah masyarakat.

Komeng juga menyampaikan tekadnya untuk memperjuangkan pengakuan tanggal lahir Bing Slamet sebagai Hari Komedi. Dalam pernyataannya, Komeng mengungkapkan bahwa dia telah berkomunikasi dengan putra Bing Slamet, Adi Bing Slamet, yang sepakat dengan gagasan tersebut. Namun, Komeng masih belum dapat memberikan jaminan apakah aspirasinya untuk Hari Komedi bisa terwujud atau tidak.

Meskipun optimis, Komeng menyadari bahwa masih ada banyak hal yang harus diatasi. Dia menyatakan bahwa kehadirannya di DPD RI dapat menjadi peluang untuk mewujudkan gagasannya, namun tanpa jaminan kesuksesan. Argumentasinya adalah bahwa di bidang seni, seperti film dan musik, telah memiliki hari perayaan sendiri, tetapi belum ada Hari Komedi.

Meski suara dan persentase Komeng mendominasi real count, hasil akhir masih menunggu perhitungan manual KPU. Terdapat kejanggalan dalam Sirekap Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024, dengan perbedaan antara jumlah perolehan total suara partai dan jumlah akumulasi suara caleg.

Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, menegaskan bahwa Sirekap bukan penentu rekapitulasi. Menurutnya, penentu hasil Pemilu adalah penghitungan manual, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. Bagja menekankan bahwa Sirekap hanya merupakan alat bantu dalam proses tersebut.

Dalam konteks ini, Daus Mini memberikan tanggapannya terkait pencalonan Komeng di DPD. Daus Mini menyatakan rasa bangganya atas upaya Komeng dalam mewakili aspirasi orang kecil.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan