JABAR EKSPRES – Jasa Marga melalui laman resminya menprediksi akan terdapat 905.392 kendaraan yang bakal tinggalkan wilayah Jabodetabek melalui ruas tol pada libur panjang akhir pekan ini.
Dari total tersebut, mayoritas sebanyak 47 persen atau 424.918 kendaraan mengarah ke wilayah timur yakni Bandung – Trans Jawa yang melalui GT Kalihurip maupun GT Cikampek Utama.
Menanggapi Bandung yang bakal dikepung oleh para wisatawan. Penjabat (Pj) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung, Ricky Gustiadi menyebut, pihaknya sudah mengantisipasi perihal potensi bandung yang bakal banyak dikunjungi wisatawan pada libur panjang yang bakal jatuh pada akhir pekan ini.
Baca Juga:Dukung Petani, Pemerintah Alokasikan Tambahan Subsidi Pupuk Sebesar Rp14 TriliunBanyaknya Petisi dari Kampus Ternama, Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud Buka Suara
Guna pengantisipasian, pihaknya bakal menyelaraskan pengamanan dengan yang dilakukan oleh Satlantas Polrestabes Bandung.
“Tentunya ini sudah diantisipasi oleh satuan lalu lintas Polrestabes Bandung. Cara bertindak di lapangan akan diselaraskan dengan Polrestabes Bandung. Tentunya kami akan mendukung dan memfasilitasi,” kata Ricky beberapa waktu lalu
Terkait rekayasa lalu lintas (Lalin), menurut Ricky, hal tersebut bersifat situasional menyelaraskan dengan apa yang tengah terjadi di lapangan.
Upaya ini pun bakal dilakukan oleh Polrestabes Bandung. Kasatlantas Polrestabes Bandung, AKBP Eko Iskandar membenarkan perihal dilakukan rekayasa lalin mengacu pada realitas di lapangan.
Di sisi lain, Pengamat Perkotaan Universitas Parahyangan, Marijke Oen menyebut perlu adanya kematangan dari segi pengantisipasian kemacetan yang diprediksi bakal terjadi di Kota Bandung.
“Harus ada kesiapan yang matang. Data hingga prediksi banyak menyebutkan Bandung bakal dikepung oleh kendaraan wisatawan. Ini jadi poin yang harus dicari bagaimana cara pengantisipasiannya,” katanya kepada Jabar Ekspres, Rabu (7/2)
Hal ini berkenaan dengan ruas jalan di Kota Bandung yang kini tak sanggup menampung banyaknya volume kendaraan.
Baca Juga:Sempat Putus Total Akibat Longsor, Akses Cisarua-Lembang Kini Normal KembaliBawaslu Jabar Endus 131 Dugaan Pelanggaran Pemilu
“Total kendaraan yang ada disini aja (Kota Bandung) ruas jalan yang ada baik nasional, provinsi, maupun kota udah gak bisa menampung,” ungkapnya
“Jadi terkait Kota Bandung yang bakal banyak dikunjungi oleh wisatawan, Pemkot dan Polisi lalu lintas harus bersinergi. Bagaimana melerai banyaknya kendaraan yang datang agar tak terjadi kemacetan,” pungkasnya (Dam)
