JABAR EKSPRES – 1.583 petugas gabungan akan dikerahkan Polrestabes Bandung pada hari pencoblosan Pemilihan Umum 2024 (Pemilu), 14 Februari.
Pengerahan petugas gabungan yang meliputi unsur TNI dan Polri ini, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Budi Sartono mengatakan hal itu dilakukan untuk menjaga keamanan saat proses pencoblosan nanti.
“Personel kepolisan akan terus melekat, jadi setiap pergeseran kotak suara dan surat suara, mulai dari kemarin kami kawal sampai di gudang KPU kita jaga. Jadi mulai saat ini kami kawal sampai PPK,” ucapnya
Baca Juga:Untuk Perbaikan Kinerja, Biro BIA Intens Evaluasi BUMDBawaslu Cimahi Ajak Masyarakat Pratisipasi Awasi Pemilu
Bahkan ia juga menegaskan, dalam melakukan pengaman tersebut, pihaknya akan terus melakukan pemantauan termasuk melakukan pemetaan daerah-daerah rawan. Hal itu dilakuan, ia menuturkan agar proses Pemilu 2024 khusunya di Kota Bandung dapat berjalan aman dan lancar.
“Untuk jajaran kepolisian sudah kita persiapkan personel untuk antisipasi kontijensi. Jadi kita sudah siapkan seluruh personel untuk berjaga di beberapa titik selain di TPS,” pungkasnya.
Sebelumnya, 19.725 Anggota kepolisian Polda Jabar akan dikerahkan untuk membantu proses keamanan saat hari pencoblosan Pemilu 2024, pada 14 Februari nanti.
“Untuk pengamanan Pemilu nanti, kita (Polda Jabar) menurunkan kurang lebih sekitar 19.725 personel untuk seluruh jajaran di wilayah Jabar, dan 650 personel (cadangan) itu untuk pengamanan memang akan dikoordinir seluruhnya oleh satuan wilayah dalam hal ini Kapolres langsung,” ucap Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Ibrahim Tompo beberapa waktu lalu
