BOGOR, JABAR EKSPRES – Tim SAR gabungan berhasil menemukan 16 orang pendaki tersesat di Gunung Pangrango, Bogor, Jawa Barat, Senin (29/1).
Mereka ditemukan pada pukul 09.55 WIB di area Pasir Pogor tepatnya di sebuah saung yang tak jauh dari titik kendaraan akhir tim SAR.
Penemuan itu berawal dari salah seorang anak dari rombongan tersebut yang melakukan komunikasi dengan orang tuannya di Gunung Pangrango.
Baca Juga:Cerita Dibalik Berlabuhnya Wawalkot Bogor Dedie Rachim ke PAN, Siap Warnai Pilkada 2024Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Melalui SPKLU PLN di Jawa Barat Capai 570an Ribu kWh Sepanjang 2023
Kemudian kabar tersebut yang diterima rombang ini sedang berjalan menuju perjalanan pulang.
Kepala Seksi Operasi Kantor SAR Jakarta Agung Priambodo mengatakan, kondisi warga yang tersesat ditemukan dalam keadaan sehat.
“Kondisinya sehat, 1 orang terkilir di bagian lutut dan yang satu terkena batu di kakinya. Jadi memang agak lama karena kondisi survivor,” ujarnya kepada media.
“Setelah kami data pas ditemukan survivor berjumlah 16 orang, formasi awal memang 13 setelah langsung di lapangan survivor jumlahnya 16 orang,” sambungnya.
Agung Priambodo mengungkapkan, 16 orang ini tersesat karena kebingungan mencari jalan turunnya saat hendak pulang.
“Karena cuaca, hujan deras, kondisi Medan juga dan dua dari mereka mengalami luka jadi mereka sempat kebingungan mencari jalan turunnya,” jelasnya.
Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak nekat naik gunung pangrango mengingat saat ini cuaca ekstrem dan status gunung ditutup.
Baca Juga:LEMIGAS Siap Berkontribusi dalam Upaya Pencapaian Target Eksplorasi Migas 2024Kaesang Pangarep Hadiri Dua Kampanye Akbar PSI di Sulawesi Selatan Hari Ini
“Kami mengimbau untuk menghentikan dulu aktivitas atau kegiatan pendakian di Gunung Gede Pangrango ataupun Gunung Salak, ini untuk keselamatan kita bersama. Mohon berkoordinasi berkoordinasi dengan jalur-jalur pendakian yang resmi jangan lewat pendakian yang tidak resmi,” pungkasnya. (SFR)
