OJK Ungkap Dampak Pay Later dan Pinjol pada Generasi Muda: Sulit Dapat Kerja dan KPR

OJK Ungkap Dampak Pay Later dan Pinjol pada Generasi Muda: Sulit Dapat Kerja dan KPR
OJK Ungkap Dampak Pay Later dan Pinjol pada Generasi Muda: Sulit Dapat Kerja dan KPR
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan peringatan kepada generasi muda mengenai dampak buruk dari penggunaan layanan keuangan digital, terutama Pay Later dan Pinjol.

Friderica Widyasari Dewi, Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan, Edukasi, dan Pelindungan Konsumen OJK, menekankan bahwa kemudahan akses digital yang dimiliki oleh generasi muda belum diimbangi dengan pemahaman literasi keuangan digital.

Selain itu, ada pula yang tergoda dengan kemudahan produk keuangan ‘buy now pay later’ (BNPL) atau pay later, yang pada akhirnya dapat menyebabkan akumulasi utang yang sulit dibayar.

Baca Juga:Prediksi Musuh Terakhir yang Akan Dihadapi Luffy Sebelum Mendapatkan One PieceLink Download Minecraft Bedrock 1.20.60.25 untuk PC, Xbox, Android, dan iOS

Generasi muda yang terjerat utang dari produk BNPL juga dapat menghadapi kesulitan dalam mencari pekerjaan karena skor buruk di Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).

Friderica menyebutkan bahwa utang dari produk keuangan dapat mempengaruhi akses generasi muda terhadap layanan kredit perumahan, seperti Kredit Perumahan Rakyat (KPR).

Selain itu, beberapa konsumen dari produk BNPL dapat memiliki beban kredit bulanan yang mencapai 95 persen dari pendapatan bulanan mereka.

Dalam menghadapi realitas ini, OJK mengambil langkah aktif dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda sebagai upaya pencegahan terhadap risiko-risiko finansial yang dapat merugikan mereka.

0 Komentar