Luhut Binsar Pandjaitan Ketuai Tim Percepatan Pembangunan PLTN

Luhut Sebut Orang Luar Jawa Tak Mungkin jadi Presiden, Fadli Zon Singgung Politik Identitas
Luhut Binsar Pandjaitan (foto: Instagram/@luhut.pandjaitan)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, akan ketuai tim percepatan pembangunan PLTN. Sedangkan untuk ketua harian akan diketuai oleh Menteri ESDM, Arifin Tasrif.

Pemerintah melalui Dewan Energi Nasional (DEN) juga akan membentuk Nuclear Energy Program Implementing Organization (NEPIO) yang beranggotakan Ketua Dewan Pengarah BRIN, menteri/kepala lembaga terkait, Anggota DEN serta Ketua Majelis Pertimbangan Tenaga Nuklir (MPTN).

“Rekomendasi IEA, untuk komersialisasi nuklir kita harus memenuhi 19 persyaratan, 16 (persyaratan) kita sudah (penuhi), 3 lagi salah satunya NEPIO, kemudian dukungan stakeholder dan satu lagi kebijakan pemerintah,” ungkapnya, dikutip dari Antara News, Rabu (17/1/2024).

Baca Juga:Warga Protes, APK di Sukabumi Dicoret “Pohon Bukan Tempat Kampanye”Buru Investor, Dishub Butuh Rp180 Miliar untuk Revitalisasi Terminal Bubulak Kota Bogor

Lanjut, Djoko menuturkan pihaknya juga telah berkirim surat ke Ketua DEN, yakni Presiden dan Wakil Presiden, terkait pembentukan NEPIO dan pembangunan nuklir.

“PLN sudah ada rencana untuk memasukkan nuklir ke dalam sistem. Kami memperkirakan nuklir akan dimasukkan ke dalam sistem sebelum 2040,” kata Manajer Transisi Energi PLN Arionmaro Asi Simaremare dalam ESG Conference by Maybank Sekuritas “Greener Indonesia: A Path to Carbon Neutral” secara daring di Jakarta, dikutip dari Antara News, Rabu (17/1/2024).

Arion menerangkan, rencana tersebut sejalan dengan rencana Kementerian ESDM dan Dewan Energi Nasional (DEN) untuk mendorong pengembangan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) di Indonesia dalam transisi menuju ke energi bersih. (mg/Ratih Pujawati)

0 Komentar