JABAR EKSPRES – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor, Marse Hendra angkat bicara terkait rencana revitalisasi Terminal Bubulak yang sempat disorot publik lantaran kondisinya kian memprihatinkan.
Ia mengaku, sebetulnya sejak 2019 silam Dishub Kota Bogor telah berencana untuk melaksanakan perbaikan secara menyeluruh dengan melakukan feasibility study atau penyusunan studi kelayakan hingga Detail Engineering Design (DED).
Meski usulan emplasemen dasar atau pengecoran lintasan dasar senilai Rp23 miliar telah diajukan pada 2023, namun anggarannya belum dapat ditetapkan.
Baca Juga:Lelang Revitalisasi Pasar Baru Cikarang Gagal, Pemkab Bekasi Siapkan Lelang UlangKeren Abis! Inilah Tampilan Mobil Balap MCL38 untuk Ajang F1 Musim 2024
Menurutnya, hal itu memicu upaya kerjasama dengan pihak ketiga sebagai solusi, mengingat keterbatasan anggaran.
“Meskipun tidak ada kegiatan fisik pada tahun 2024, pelayanan tetap diupayakan dengan mencari investor dan pola kerjasama. Dalam upayanya untuk tetap memberikan pelayanan, kami sedang menyusun aturan untuk memungkinkan kerjasama dengan pihak ketiga,” beber Marse.
Pihaknya berharap dengan adanya rencana menggandeng pihak ketiga, upaya membangun dan mengelola Terminal Bubulak kedepannya dapat berjalan baik sesuai regulasi yang ditentukan.
“Kami sempat mengundang beberapa investor, membahas aturan dan pelaksanaan kerjasama. Kami juga tidak mau disalahkan, jadi kita benarkan dulu aturannya, ada nggak aturan dasar hukumnya. Kemudian pelaksanaannya seperti apa, karena ini menggunakan anggaran pihak ketiga yang harus saling menguntungkan,” jelasnya.
