Pasca Longsor, Perbaikan Stasiun Maseng Perlu 3 Bulan

Kondisi Stasiun Maseng, Kabupaten Bogor pasca longsor yang menimpa pada Minggu, 7 Januari 2024.
Kondisi Stasiun Maseng, Kabupaten Bogor pasca longsor yang menimpa pada Minggu, 7 Januari 2024. (Foto: Sandika Fadilah/Jabar Ekspres)
0 Komentar

Beruntung dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja arus lalu lintas kendaraan disekitar tidak bisa dilewati dua jalur. Warga sekitar membantu kelancaran arus lalu lintas dengan cara bergantian kendaraan yang melintas.

Kepala Stasiun Maseng, Budi Santoso mengatakan, pihaknya langsung menutup longsoran dengan terpal dan membuat pembatas jalan sebagai upaya untuk mengantisipasi longsor susulan.

“Tembok penahan tebing belum lama selesai dibangun. Bangunan stasiun juga belum selesai semua. Untuk mengantisipasi agar tidak terjadi longsor susulan kami melakukan upaya menutup tebing yang longsor menggunakan plastik terpal serta memasang karung-karung pembatas,” ujarnya kepada media.

Baca Juga:Ketua DPRD Minta Pemkab Bogor Menimalisir Konflik Sosial di Parung PanjangJalan Tol Serpong-Cinere Seksi Ruas 2 Diresmikan, Persingkat Perjalanan Warga Jabodetabek

Budi menegaskan, akibat kejadian longsor ini tidak mengganggu aktivitas baik lajur kereta api maupun penumpang yang naik maupun turun di Stasiun Maseng.

“Aktivitas penumpang dan berjalan normal. Tidak terganggu,” pungkasnya. (SFR)

0 Komentar