JABAR EKSPRES – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengaku akan segera melakukan penataan kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) usai diresmikannya proyek revitalisasi Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat atau biasa disebut Monju, pada Kamis (28/12).
Proyek revitalisasi yang menghabiskan anggaran hingga Rp28,8 miliar ini, Penjabat (Pj) Gubernur Jabar Bey Triadi Machmudin meminta kepada para PKL untuk tidak berjualan lagi di kawasan Monju usai adanya peresmian tersebut.
“Ini kan lokasinya sangat strategis dan diresmikan menjelang tahun baru. Pasti akan banyak masyarakat yang ke sini (Monju). Jadi saya minta untuk ada petugas, dan mudah-mudahan secepatnya ada petugas yang mengawasi. Jadi kami akan menaruh petugas baik keamanan dan kebersihan,” sambungnya.
Baca Juga:Pemkot Bandung Lantik 19 Pejabat FungsionalDitagih Janji Selesaikan Banjir di Lembang, Pj Bupati KBB: Bukan Bohong Hanya Berproses
Sementara untuk pengerjaanya sendiri, Indra menuturkan pihaknya melakukan revitalisasi kepada semua area laham Monju. “Jadi ini dananya Rp 23,8 miliar dari APBD dengan luas areanya kira-kira 31 ribu meter persegi. Jadi dari atas monumen itu kita ganti lantainya, sampai ke bawah berbatasan dengan monumen COVID-19,” imbuhnya. (San)
