Tak Kalah Cantik, Wisata di Cirebon Raya Siap Jadi Destinasi Liburan

Telaga Remis, Salah Satu Destinasi Wisata di Cirebon
Telaga Remis, Salah Satu Destinasi Wisata di Cirebon. (Foto: Ngetrip Kemana)
0 Komentar

BANDUNG, JABAR EKSPRES – Masuknya libur Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru), Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengaku akan terus mempromosikan daerah Cirebon Raya untuk dijadikan salah satu destinasi wisata favorit yang wajib dikunjungi oleh wisatawan.

Hal itu dikarenakan, menurut Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayan (Disparbud) Jabar Benny Bachtiar, seiring dengan adanya kemudahan akses menuju wilayah Cirebon Raya.

“Kalau untuk daerah favorit (di Nataru) tetap Bandung, Puncak, Pangandaran. Itu tetap menjadi favorit bagi para wisatawan. Tapi, sekarang kami sedang berupaya keras untuk menggiring sebagian wisatawan ini ke area Cirebon Raya. Karena aksesnya sangat memungkinkan hari ini, ada Cisumdawu, Cipali, dan Kertajati,” ucapnya saat dihubungi, Sabtu (23/12).

Baca Juga:Sopir Angkot Aniaya Mahasiswi di SukabumiCerita Istri yang Dianiaya Oknum Polisi di Sukabumi, Sempat Ditodong Pistol

Selain akses yang cukup mudah, saat ini juga Benny menambahkan wilayah Cirebon Raya tidak kalah cantiknya dengan beberapa daerah yang masih menjadi favorit destinasi wisata.

“Jadi kami akan terus mempromosikan kawasan Cirebon Raya ini untuk memecahkan over tourism di destinasi wisata di daerah tertentu, karena notabenenya (Cirebon Raya) tidak kalah cantiknya dengan destinasi wisata favorit lain hari ini,” ungkapnya.

Maka dari itu, Benny menuturkan di momentum libur Nataru Tahun ini, pihaknya mentargetkan adanya kenaikan tehadap kunjungan wisatawan di Cirebon Raya.

“Kami telah menargetkan ada kenaikan 30 persen dari kunjungan biasa. Tapi ternyata dengan adanya Cisumdawu ini juga, berdasarkan hasil laporan dari Kabupaten Kota di Cirebon Raya, itu sudah ada peningkatan (kunjungan wisatawan) walaupun belum terlaporkan secara rinci kepada kami,” ujarnya.

“Jadi kami akan terus menggiring ke sana (Cirebon Raya) agar sektor perekonomian pariwisata merata di seluruh Jabar. Sehingga, tidak tertumpu di Bandung Raya ataupun Bogor Raya saja,” pungkasnya. (San)

0 Komentar