Para Pedagang Pasar Baru Bakal Lakukan Demo di Balai Kota Bandung, Apa Alasannya?

Ils. Rencana demo urung dilakukan oleh para pedagang Pasar Baru akibat bakal bertemunya para pedagang dengan Pj Wali Kota Bandung, Jumat (8/12) (Sadam Husen Soleh Ramdhani/JE)
Ils. Rencana demo urung dilakukan oleh para pedagang Pasar Baru akibat bakal bertemunya para pedagang dengan Pj Wali Kota Bandung, Jumat (8/12) (Sadam Husen Soleh Ramdhani/JE)
0 Komentar

JABAR EKSPRES –  Ketua Himpunan Pedagang Pasar Baru (HP2B), Iwan Suhermawan mengungkap alasan tak jadinya para pedagang Pasar Baru melakukan demo di depan Balai Kota Bandung.

Menurutnya, hal ini berkenaan dengan telah ditemuinya kesepakatan antar pedagang yang akan bertemu dengan Penjabat (Pj) Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono, pada Jumat (8/12).

“Tidak ada unjuk rasa hari ini, aktivitas seperti biasa karena sudah ada kesepakatan yang nanti bakal bertemu Pj Wali Kota di hari Jumat,” kata Iwan, Senin (4/12).

Baca Juga:Usulan Penyertaan Modal PT Jamkrida Jabar dapat Angin SegarBatalyon Armed 10 dan 16 Berhasil Cegah Penyelundupan 85 Kg Narkoba di Perbatasan

Sebelumnya, Perkumpulan Pedagang Pasar Baru Trade Center (P3BTC), Forum Komunikasi Pedang Pasar Baru (Fokus), dan Persatuan Pedagang Pasar Baru Bandung (P3B2) bakal melakukan aksi unjuk rasa di depan Balai Kota Bandung.

Hal ini berkenaan dengan ketidaksetujuan para pedagang Pasar Baru, terkait kerjasama yang dilakukan oleh Perumda Pasar Juara dengan PT Dam Sawarga Maniloka jaya terkait investasi penyediaan infrastruktur.

Para aliansi pedagang Pasar Baru meminta agar Pj Wali Kota Bandung selaku pemegang kuasa pemilik modal, bisa menyelamatkan Pasar Baru dengan membatalkan kerjasama tersebut.

Para pedagang merasa bahwa sistem manajerial yang dilakukan oleh pihak tersebut tidak dilakukan secara profesional dan malah merugikan para pedagang.

Di sisi lain, sewa mulai dari biaya service hingga tagihan amat membebankan para pedagang Pasar Baru. Terlebih, sejak pandemic hingga masa transisi PSBB seluruh penjualan di tiap outlet belum kunjung normal.

Maka dari itu, ketiga aliansi tersebut menggagas untuk melakukan unjuk rasa di depan kantor Pj Wali Kota Bandung. Namun hingga kini, demonstrasi urung dilakukan akibat telah tercapainya kesepakatan antar pedagang. (Dam)

0 Komentar