LONGSOR! Jembatan Penghubung 2 Desa di Sukabumi Tak Bisa Dilalui

Jembatan penghubung Kampung Lewiorok RT 12 RW 05, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi menuju Kampung Bojongsari RT 01 RW 01, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi ditutup sementara akibat longsor (3/12).
Jembatan penghubung Kampung Lewiorok RT 12 RW 05, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, menuju Kampung Bojongsari RT 01 RW 01, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar ditutup sementara akibat longsor (3/12).
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Dampak dari hujan deras yang terjadi di wilayah Sukabumi pada Minggu, 3 Desember 2023, selain menyebabkan longsoran tanah, juga membuat jembatan di Kampung Leuwiorok ditutup sementara.

Dari informasi yang dihimpun Jabar Ekspres, jembatan tersebut merupakan akses penghubung dari Kampung Lewiorok RT 12 RW 05, Desa Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, menuju Kampung Bojongsari RT 01 RW 01, Desa Cibunarjaya, Kecamatan Ciambar.

Humas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Sandra Fitria mengatakan bahwa ditutupnya akses jembatan tersebut dikarenakan penyangga tiang jembatan yang terkikis akibat longsor.

Baca Juga:Usai Dilantik, Pj Wali Kota Banjar akan Lakukan Hal Ini Untuk Kota BanjarWarga Ampek Angkek Belum Melihat Matahari Akibat Erupsi Gunung Marapi

“Sementara waktu tidak bisa dilalui, dikarenakan penyangga tiang jembatan terkikis longsor,” ujar Sandra dari keterangan yang diterima Jabar Ekspres.

Sandra menuturkan, hujan deras disertai angin pada Minggu (3/12) sekitar pukul 15.30 WIB. Kemudian, hal itu mengakibatkan longsoran hingga terkikisnya tiang penyangga jembatan itu, sehingga masyarakat diimbau untuk tetap waspada, dan tidak melewati jembatan tersebut.

Masih kata Sandra, meskipun jembatan penghubung antar kampung tersebut ditutup sementara, warga yang ingin bepergian bisa menggunakan jalan memutar lainnya.

“Jembatan penghubung Kampung Leuwiorok menuju Kampung Bojongsari tidak bisa dilalui. Akses sementara untuk menuju Kampung Bojongsari, bisa melalui Perum Mayanti,” jelas Sandra.

Berdasarkan data dari BPBD Kabupaten Sukabumi yang dihimpun Jabar Ekspres (4/12), sejak hujan pada Minggu (3/12) telah terjadi 11 kejadian longsor di wilayah Sukabumi. (Mg9)

0 Komentar