Cabai di Kota Bandung Sentuh Harga Tinggi, Ini Penyebabnya!

JABAR EKSPRES – Kenaikan harga komoditas pangan di sejumlah pasar tradisional hingga saat ini masih terjadi. Bahkan harga cabai rawit merah sudah menyentuh Rp100.000/kilogram (kg), dari yang semula Rp80.000/kg.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung Elly Wasliah, menyebutkan kenaikan harga itu telah terpantau dari sejak awal November 2023 kemarin. Dia memastikan, penyebab utamanya adalah cuaca.

Hal tersebut, kata Elly, berdasarkan informasi Dirjen Holtikultura Kementerian Pangan RI. “Bahwa panen di daerah produsen tidak maksimal akibat cuaca kemarau yang panjang, El Nino,” katanya di Balaikota, Kamis, 9 November 2023.

BACA JUGA: Harga Cabai di Kota Bandung Merangkak Naik Berkali Lipat

Lantas menurutnya, pemasok dari daerah produsen saat ini mengalami penurunan. Elly menuturkan, adapun sejumlah daerah yang menjadi pemasok bagi Kota Bandung, diantaranya meliputi Jawa Timur, Bandung Raya hingga wilayah Priangan Timur.

“Kalau cabai merah tanjung itu paling besar dari Banyuwangi. Sedangkan cabai merah dari daerah tetangga, Bandung Raya. Lalu pasokan juga dari Ciamis,” tuturnya.

Salah satu upaya menjaga stabilitas harga pun, kata Elly, sedang disiapkan pihaknya. Disdagin Kota Bandung dalam waktu dekat akan mengadakan dua agenda Operasi Pasar Murah.

BACA JUGA: Truk Muatan Barang Tabrak Bus Primajasa di Tol Purbaleunyi, Satu Orang Meninggal Dunia

Pertama adalah Operasi Pasar Murah yang biasa digelar pada tingkat kecamatan. Meliputi 30 kecamatan di Kota Bandung. Diselenggarakan pada rentang 20-24 November 2023.

Sementara agenda operasi pasar murah yang kedua, yakni tingkat kota. “Kalau tingkat kota masih dalam pembahasan. (Tapi) itu diadakan dua hari, 11 sampai 12 Desember 2023,” pungkasnya. (zar)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan