JABAR EKSPRES – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat melaksanakan program subsidi beras sebagai upaya menjaga stabilisasi harga. Pada periode triwulan keempat 2023, pemerintah mengalokasikan sebanyak 100 ton.
Pejabat Bupati Bandung Barat, Arsan Latif mengatakan, bekerjasama dengan Bulog, Pemda Bandung Barat menggelar operasi pasar beras murah dengan alokasi 100 ton beras disebar di 5 titik.
“Subsidi yang diberikan mencapai Rp.20.000 untuk setiap paketnya,” katanya.
Cipeundeuy menjadi titik pertama operasi pasar ini dengan kuota mencapai 1.440 paket beras yang akan disebar kepada penerima manfaat di 12 desa.
Baca Juga:Selain Suspek Cacar Monyet, Warga Asal Cianjur Ini Juga Terjangkit HIVProfil Hakim Suhartoyo, Ketua MK Baru Pengganti Anwar Usman
“Dengan demikian, keberadaan pemerintah dapat lebih dirasakan oleh masyarakat. Karena berbagai bahan kebutuhan pokok bisa didapatkan dengan mudah dan murah,” katanya.
Dengan adanya operasi pasar beras murah ini, Arsan berharap masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan bahan kebutuhan pokok yang murah, terutama beras. Sehingga, dapat menekan angka inflasi di Bandung Barat.
“Terimakasih kepada Bulog yang telah memberikan alokasi 100 ton beras berkualitas baik dengan harga yang terjangkau untuk kegiatan ini,” tandasnya. (Wit)
