Pemprov Jabar Siagakan Seluruh Personel BPBD Untuk Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi

Pemprov Jabar Siagakan Seluruh Personel BPBD Untuk Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Ist. Pohon tumbang usai diterjang angin kencang. Dok. Jabar Ekspres.
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Sikapi banyaknya bencana alam sepeti angin puting beliung, longsor, hingga banjir yang terjadi akibat damapak dari perubahan musim atau pancaroba dari kemarau ke Penghujan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) akan segera menyiagakan seluruh personelnya.

Berdasarkan prediksi BMKG, Hadi mengatakan bahwa di Bulan November 2023 ini, sebagian besar Wilayah Jabar akan mengalami musim penghujan baik denga intensitas rendah maupun kencang. Oleh karena itu, dalam menyikapinya, BPBD Jabar Kata dia akan juga menggelar apel kesiapsiagaam yang direncanakan pada Rabu, 8 November 2023 besok, di Soreang, Kabupaten Bandung.

“Selain rapat koordinasi, BPBD juga menggelar apel kesiapsiagaan dalam menghadapi risiko bencana hidrometeorologi yang diikuti oleh berbagai instansi terkait, TNI, dan Kepolisian, serta dihadiri oleh Pj Gubernur Jawa Barat dan Forkopimda (jabar),” katanya

Baca Juga:Beasiswa JFLS Memotivasi Siswa dalam Meningkatkan Prestasi BelajarKlaim Sudah Terjual Sebanyak 20 Ribu Tiket, Personil Keamanan Ditambah saat Menjamu Arema FC

Maka dengan adanya hal tersebut, hadi menuturkan ancaman bencana alam di musim pancaroba ini dapat diantisipasi baik oleh BPBD Jabar maupun kabupaten kota.

“Kita kita sudah terima laporan juga dari beberapa kabupaten kota (di Jabar) total dari awal bulan November (2023) sampai kemarin itu laporan yang kita terima ada 1 laporan banjir di Cianjur, lalu untuk kejadian tanah longsor ada 7 yang kami terima di Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, dan Kota Bogor, sama angin putingbeliung ada 15 kejadian di Kota Bogor juga, Sukabumi, Cianjur, Kabupaten Bandung, Garut, dan Ciamis,” tutur Hadi (San).

0 Komentar