Cawapres Cak Imin Sapa Petani di Desa Jagapura Lor Kabupaten Cirebon, ini Tujuannya

JABAR EKSPRES — Calon Wakil Presiden (Cawapres) RI Muhaimin Iskandar bertandang ke Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik, Kabupaten Cirebon.

Di Jagapura Lor, Cak Imin menemui sebagian petani, dia menyempatkan diri bertemu dengan para petani untuk mengetahui keluhan mereka selama ini.

Saat datang, Cak Imin diteriaki “Cak Imin Presiden” oleh para petani yang sudah menunggu di sebuah saung dipinggir area persawahan.

Sebagai informasi di Desa Jagapura Lor, Kecamatan Gegesik memiliki 4000 petani yang masih aktif mengelola persawahan.

Baca juga: Belasan Eks Napiter di Kabupaten Cirebon Deklarasi Pemilu Damai 2024

Setelah bertemu dan berdiskusi, Cak Imin mencatat dua keluhan yang disampaikan langsung oleh petani di Desa Jagapura Lor.

“Oleh karena itu dua konsentrasi pertanian di sini, infrastruktur perairan dan pupuk subsidi untuk para petani,” katanya, Rabu 25 Oktober 2023.

Pihaknya berjanji, akan all out memberikan yang terbaik untuk para petani, untuk menguatkan program ketahanan pangan nasional.

“Baik sekarang maupun nanti di masa yang akan datang, kami akan berjuang bekerja sekuat tenaga mensuply kebutuhan pangan kita dengan baik,” jelasnya.

Sehingga, akan berdampak pada ketersediaan pangan, ketahanan pangan yang beriringan dengan kesejahteraan dan kemakmuran petani.

“Kita ini sekarang berdampingan dengan impor pangan, padahal kita bisa memproduksi pangan dalam negeri,” sambungnya.

“Kemandirian atau ketahan pangan tidak bermakna apabila petani tidak hidup makmur dan sejahtera, jadi harus berdampak pada kesejahteraan petani,” tambahnya.

Salah Satu Petani Jagapura Lor, Sutarjo (51) menyampaikan keluhan yang dihadapi petani di desanya.

“Masalah pupuk dan masalah pengairan, karena pupuk sulit lah jatah pupuk perbahu itu 2,5 kilogram sementara cukupnya 3,5 kilogram untuk satu bahu,” ujarnya.

Petani di Desa Jagapura Lor merupakan konsumen masif pupuk subsidi dari pemerintah, menurutnya pada musim kemarau ini membutuhkan pupuk yang tidak sedikit.

“Kita beli pupuk itu dibatasi sama tokonya, katanya udah subsidinya udah segitu,” jelasnya.

Sebab, untuk mengatasi berbagai hama tanaman padi seperti tikus, hingga serangga membutuhkan peran pupuk yang cukup banyak.

“Terkadang kan kena tikus, kalau kena tikus tabur pupuk lagi,” ungkapnya.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan