Koorda Jabar yang pernah meraih Penghargaan sebagai Pegiat Ekraf Terbaik Kabupaten Bogor pada tahun 2022 ini juga menyampaikan bahwa program Ruang ke Ruang yang disampaikan oleh Tim Jabar sudah melalui Diskusi Design Action bersama stakeholder pentahelix yang dipimpin oleh Dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) Dr. Dwinita Larasati di Bandung pada tanggal 27-29 Juli 2023.
Kemudian, dosen muda sekaligus Kepala Lab Komunikasi ini menjabarkan bahwa solusi Ruang ke Ruang yang terdiri dari 4 praktik baik yakni, Riset sebagai lumbung pengetahuan yang perlu digali bersama-sama, Publikasi sebagai bentuk diseminasi lumbung pengetahuan berupa buku, Pameran sebagai bentuk acara yang memiliki misi membawa nilai ekonomi dan kebudayaan, kemudian Simposium.
“Simposium dan Pameran ini dilakukan di 3 titik kota/kabupaten yang berbeda untuk menjelaskan hasil kajian dan riset penciptaan ruang kreatif di Jawa barat. Ini adalah cara untuk berbagi informasi dan pemahaman dengan audiens yang berbeda-beda. Kemudian kita akan mengundang narasumber yang kompeten soal penciptaan ruang kreatif,” terang Robby.
Baca Juga:KPPI: Pemilu Jadi Momentum Penguatan Peran Perempuan di Kancah PolitikPaslon Prabowo – Gibran akan Daftar ke KPU di Hari Terakhir
“ICCN juga telah mendampingi 4 kota di Indonesia untuk meraih predikat dan masuk ke jejaring UNESCO Creative Cities Network (UCCN) yakni Pekalongan sebagai Kota Batik Folk & Arts, Bandung Kota Desain, Ambon Kota Musik dan terakhir Jakarta sebagai Kota Literasi,” imbuhnya.
Sebagai informasi, PKN merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi melalui Direktorat Jenderal Kebudayaan. PKN 2023 mengusung tema “Merawat Bumi, Merawat Kebudayaan”.
Tahun ini, PKN diselenggarakan sebagai sebuah proses dari kerja perlumbungan konsolidasi praktik baik kebudayaan melalui prinsip utama “Rawat, Panen dan Bagi” yang rangkaiannya berlangsung dari Juli dan tersebar di berbagai daerah seluruh Indonesia dengan delapan kuratorial, salah satunya Gerakan Kalcer untuk Jenama Berdaya bersama Kurator Handoko Hendroyono. (YUD)
