Tingkat Literasi di Jawa Barat Masih Butuh Perhatian

Tingkat Literasi di Jawa Barat Masih Butuh Perhatian
Sosialisasi Program dan Kegiatan Balai Bahasa Provinsi Jabar kepada Pemangku Kepentingan, Rabu (18/10) (Hendrik Muchlison/Jabar Ekspres)
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Kondisi tingkat literasi di Jawa Barat masih butuh perhatian. Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat Herawati mengungkapkan bahwa 18 Kabupaten dan 3 Kota di Jabar kondisinya masih di level 1.

Hal itu diungkapkan Herawati selepas Sosialisasi Program dan Kegiatan Balai Bahasa Provinsi Jabar kepada Pemangku Kepentingan, Rabu (18/10). “Di Jabar meski tidak dalam posisi rendah tapi masih banyak anak-anak yang tingkat literasinya rendah,” katanya kepada Jabar Ekspres.

Di sisi lain, jika berdasarkan data indeks literasi digital pada 2022, Jabar tidak masuk lima besar teratas. Tetapi Jabar ada di posisi ke 7 dengan skor 3,60.

Baca Juga:Pelototi Pembangunan Gedung Baru RSUD Kota Bogor, Sekda Minta Rampung Tepat WaktuDorong Investasi Ekosistem Bisnis Desa, IPB dan Lapis Bogor Sangkuriang Perkuat Kolaborasi di Sektor Pertanian

Penguatan literasi memang menjadi salah satu peran yang dilakukan Balai Bahasa. Di samping itu, Balai Bahasa Jabar juga memiliki program prioritas lain. Yakni, pelindungan bahasa dan sastra, serta internasionalisasi Bahasa Indonesia.

Program pelindungan bahasa dan sastra diwujudkan melalui beberapa langkah seperti revitalisasi bahasa daerah. Kemudian gerakan sastrawan bahasa daerah menulis, hingga pemberdayaan pegiat bahasa dan sastra daerah. (son)

0 Komentar