JABAR EKSPRES – Inspekorat Kota Banjar Jawa Barat mulai memeriksa dua oknum ASN RSUD Asih Husada berinisial VM dan KA. Sebelumnya, tim Inspektorat Kota Banjar secara maraton telah memeriksa tujuh saksi atas kasus skandal ASN tersebut.
“Ya dimintai keterangannya hari ini, dua-duanya (VM dan KA),” kata Inspektur Kota Banjar Agus Muslih MMKes QGIA melalui pesan tertulis, Selasa 17 Oktober 2023.
Hingga berita ini diturunkan, baik VM maupun KA memilih bungkam saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon dan pesan tertulis terkait kasus yang membelit keduanya.
Baca Juga:Api Diduga Berasal dari Tungku, Si Jago Merah Lalap Rumah Warga di SumedangSinegritas Jadi Kunci Pengembangan, Camat Rancaekek Minta Kades Baru Jangan Sombong!
Terpisah, Direktur UPTD RSUD Asih Husada Hj Wiwik Nursanti dr, MM,Kes juga memilih bungkam. Saat hendak dikonfirmasi, dirinya enggan diwawancara.
“Tidak berkenan di wawancara,” ujar Mugi Dwi, salah seorang petugas keamanan RSUD Asih Husada. (CEP)
